Tampilkan postingan dengan label LPLH SUMATERA SELATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPLH SUMATERA SELATAN. Tampilkan semua postingan

Dugaan Korupsi Rumah Tahfidz di Musi Rawas. Kejari Lubuklinggau Resmi Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Makan Minum Tahfidz.

April 26, 2024


Lubuklinggau - Kejaksaan Negeri Lubuklinggau akhirnya menyelesaikan tugas penyidik dan menetapkan tersangka kasus korupsi makan minum Hafidz di Dinas Pendidikan Musi Rawas.



Tersangka Neti Herawati yang juga Kabid Dikdas pendidikan Musi Rawas selaku PPTK kegiatan tersebut.

Neti memenuhi panggilan kejaksaan Negeri Lubuklinggau pada pukul 09.30 wib dan ada beberapa pertanyaan di lontarkan oleh pihak penyidik.

Kasi Intel Wenharnol mengatakan pada hari ini kamis 25/4/24 ibu Neti Herawati kita tetapkan sebagai tersangka, kasus ini mulai penyidik pada tahun 2023.


“Terhitung pada hari ini kita melakukan penahan 20 hari kedepan,” ujar Wen sapaan akrabnya didampingi Kasipidsus Anca.

Lanjut Wenharnol bahwa benar tahun 2021 s/d 2022 Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas ada menganggarkan kegiatan makan minum rumah Tahfiz.

Bahwa sekolah yang menerima kegiatan makan dan minum siswa SD Negeri 5 Muara Beliti Plus yang penghapal Al Quran dan anak-anak yang tidak mampu.

Adapun dasar penerimaan tersebut adalah: Surat Keputusan Bupati Musi Rawas Nomor: 494/KPTS/DISDIK/2018 tanggal 27 Juli 2018 tentang Pemberitaan Izin Pendirian Sekolah Dasar Negeri 5 Muara Beliti Plus Kabupaten Musi Rawas.

Dan surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Nomor 420/0021/KPTS/DISDIK/2022 tanggal 03 Januari 2022 tentang Penyelenggaraan Operasional SDN 5 Muara Beliti Plus.Ucap Kasi Intel Wenharnol

Adapun anggaran Kegiatan Makan Minum Siswa Tahfidz pada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2021-2022 adalah sebesar Rp.948.760.000,00 dengan rincian sebagai berikut, Tahun Anggaran 2021 dianggarkan 329.000.000,00 dan Tahun 2022 dianggarkan sebesar 619.760.000,00 total anggaran 948.760.000,00.

Bahwa berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Keuangan Negara BPKP RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Atas Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Makan Minum Siswa Tahfidz Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2021 Dan 2022 telah ditemukan kerugian Negara Rp.172.760.000,00 (Seratus tujuh puluh dua juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah).

Bahwa berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Keuangan Negara BPKP RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Atas Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Makan Minum Siswa Tahfidz Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2021 Dan 2022 telah ditemukan kerugian Negara Rp.172.760.000,00 (Seratus tujuh puluh dua juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah).

Dijelaskannya bahwa penetapan tersangka berdasarkan sutar Nomor: 01/L.6.11/Fd.1/04/2024 Tanggal 25 April 2024 an. Netty Herawati

Neti Herawati dijerat Pasal yang dikenakan Pasal 2 Ayat (1) Dan/atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Alasan penyidik menahan tersangka sesuai pasal 21 KUHAP Syarat subjektif dan objektif, tersangka diancam hukuman diatas lima tahun, alasan subjektif tersangka takutnya melarikan diri,menghilangkan barang bukti, selain itu penahanan tersangka untuk mempercepat proses penyidikan.tutup Wen Harnol didampingi Kasi Pidsus Anca. (*/Budi)

Hati-hati, Ini 5 Modus Kejahatan yang Perlu Diwaspadai Selama Mudik Lebaran.

April 07, 2024

 

Kejahatan bisa terjadi karena kelengahan korban atau adanya kesempatan bagi pelaku untuk beraksi.

Suasana saat terjadi arus mudik ataupun balik, menjadi salah satu momentum yang membuka kesempatan pelaku kejahatan untuk beraksi.

Karena itulah, di tengah euforia menyambut Lebaran, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan yang mengintai, terutama terkait dengan modus kejahatan yang marak terjadi.

Apa jenis-jenis kejahatan yang dapat terjadi selama mudik Lebaran? Ini rinciannya:

1. Penipuan tiket mudik online
Seiring dengan banyaknya calon pemudik yang melakukan perjalanan secara bersamaan, diperkirakan akan terjadi persaingan yang ketat dalam mendapatkan tiket mudik serta memanfaatkan penawaran menarik melalui agen dan aplikasi travel online. Namun, di samping itu, pelaku penipuan melihat situasi ini sebagai kesempatan yang menguntungkan, terutama dengan memanfaatkan social engineering dan phising.

Beberapa jenis penipuan terkait perjalanan yang sering terjadi mencakup pertama, penggunaan domain dan URL yang mencurigakan yang meniru merek dan situs web terkemuka. Kedua, adalah upaya phising melalui surel, SMS, atau pesan WhatsApp kepada pengguna untuk memperdaya mereka agar mengunduh lampiran atau file APK berbahaya.

2. Agen travel bayangan
Salah satu taktik lainnya adalah melalui penyedia jasa perjalanan ilegal, di mana para penipu menawarkan reservasi perjalanan dengan tarif yang sangat murah melalui berbagai platform media sosial. Saat para pemudik mentransfer dana kepada penyedia jasa perjalanan ilegal tersebut, mereka pada akhirnya membayar penyedia jasa perjalanan yang sebenarnya, seperti hotel atau maskapai penerbangan, dengan menggunakan informasi pembayaran yang dicuri.

3. Pemalsuan tiket mudik gratis
Terdapat informasi bahwa tiket-tiket mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah telah dijual secara besar-besaran kepada masyarakat oleh oknum tertentu.

Karena, tiket-tiket yang awalnya didistribusikan oleh Kementerian Perhubungan disalin dengan hasil cetakan yang sangat mirip, kemudian dijual kepada masyarakat dengan harga di bawah harga resmi agen.

4. Modus geser tas
Ketika arus mudik dan balik Lebaran berlangsung, situasi padat dan ramai di bandara, stasiun, terminal, serta pelabuhan akan terjadi. Salah satu tindakan kriminal yang sering terjadi dalam keramaian tersebut adalah modus geser tas.

Modus geser tas merupakan bentuk pencurian di mana pelaku menggeser tas korban menggunakan kakinya. Setelah mendekati sasaran, tas kemudian diambil dan seringkali diserahkan kepada rekan pelaku. Tindakan pencurian semacam ini umumnya terjadi di restoran, terminal, dan bandara selama musim mudik Lebaran.

5. Pencurian di rumah yang ditinggalkan saat mudik Lebaran

Waspada terhadap potensi tindakan pencurian di rumah-rumah yang ditinggalkan saat musim mudik Lebaran.

Tindakan kriminal semacam ini bukanlah hal baru karena para pelaku sering kali telah memantau sasaran mereka. Sebagai tindakan pencegahan, penduduk yang akan meninggalkan rumah untuk mudik disarankan untuk menitipkan rumah mereka kepada tetangga. (*/Budi)

Jika Atasi Irak, Timnas Indonesia Melaju ke Fase Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026: Lawan Berat Menanti, Tiket Piala Asia 2027 Aman!

Maret 31, 2024

 

Sepakbola ---

Timnas Indonesia sedang dalam kondisi yang bagus. Tim Garuda meraih kemenangan 3-0 di kandang Vietnam, Selasa (26/3/2024) malam WIB.

Kemenangan itu membuka lebar-lebar peluang Timnas Indonesia untuk melaju ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tim asuhan Shin Tae-yong menempati posisi kedua Grup F dengan tujuh poin.

Timnas Indonesia di ambang kelolosan menuju fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Thom Haye dan kawan-kawan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk bisa melaju.

Kemenangan itu bisa diusahakan Timnas Indonesia saat menghadapi Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Juni mendatang. Kemenangan itu akan mengantarkan Tim Garuda melaju ke fase selanjutnya.

Selain bisa lolos ke fase selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia juga memastikan tiket berlaga ke putaran final Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.
Hal itu akan tentu menjadi pencapaian tersendiri bagi Timnas Indonesia. Tim Garuda bisa lolos ke putaran final Piala Asia dalam dua edisi beruntun.
Diketahui, Timnas Indonesia juga berlaga di Piala Asia 2023. Saat itu, Rizky Ridho dan kawan-kawan bahkan melaju ke babak 16 besar.
Jika berhasil melaju ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia akan dihadapkan pada lawan-lawan yang berat. Raksasa Asia diperkirakan akan melaju ke fase itu.
Sejauh ini ada Irak, Uni Emirat Arab, Australia, Qatar, Iran, dan Uzbekistan yang berhasil melaju ke fase tersebut. Sementara tim-tim besar lain seperti Jepang, Korea Selatan, China, dan beberapa tim lain juga potensial menyusul.
Tim-tim itu di atas kertas memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan Timnas Indonesia. Mereka juga lebih berpengalaman berlaga di fase tersebut.

Fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan dilangsungkan dalam tiga grup. Setiap grup nantinya akan diisi oleh enam tim.
Dua penghuni teratas klasemen grup tersebut otomatis akan berlaga di Piala Dunia 2026. Diketahui, Piala Dunia tersebut akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Langsung mengincar tiket ke Piala Dunia 2026 tentu sangat sulit bagi Timnas Indonesia. Target paling realistis adalah untuk bisa menempati posisi keempat dan berlaga di fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Terjadi Peristiwa Berdarah Yang Mengerikan Dan Menghebohkan Simpang Kota Bingin Kepahiang, Kepada Polisi Pelaku Mengaku Makan Otak Korban.

Maret 24, 2024

 


Kepahiang - Terjadi peristiwa berdarah yang mengerikan hingga menghebohkan Masyarakat Desa Simpang Kota Bingin, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, akibat seorang yang diduga ODGJ berinisial RZ (42), melakukan pembunuhan kepada seorang warga.


Tidak hanya itu saja, dikabarkan RZ juga membuat Dua warga lainnya, harus dilarikan ke Rumah sakit akibat sejumlah luka bacok menggunakan Pedang.

Diketahui melalui kabar yang beredar RZ setelah melakukan pembunuhan terhadap Yodes (35 ) warga Desa Simpang Kota Bingin, juga mengamuk disebuah warung milik warga setempat dan lokasi Bilyar, hingga melakukan perusakan barang di tempat tersebut.

Menggunakan sebilah pedang RZ diketahui menghancurkan barang – barang warung tersebut, hingga sempat bersitegang antara pelaku dan warga yang berusaha menenangkan pelaku. Lalu dia melakukan pembacokan kepada dua Orang warga lainnnya.


Kapolres Kepahiang, AKBP. Eko Munarianto, S.IK, melalui Kasat Reskrim AKP. Sujud Alif Yulamlam, S.IK. membenarkan kejadian tersebut pada Sabtu Malam 23/03/2024.

“Mendapat informasi atas laporan warga, Pihak Kepolisan yang tergabung Reskrim Polsek Ujan Mas dan Tim Buser Elang Juvi bergerak cepat langsung ke lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku RZ,” jelas Kasat Reskrim.

Tersangka telah diamankan di sel tahanan Mapolres Kepahiang dalam penjagaan ketat para petugas, dan barang bukti yang diamankan Sebilah Pedang tajam dan Pisau Cap Garpu.

Kasat Reskrim juga mengungkapkan, berdasarkan informasi yang beredar, tersangka memang mengalami gangguan jiwa, dan sering berperilaku aneh, namun akan dipastikan melalui pemeriksaan terlebih dahulu.

“Kita akan cek dan dibuktikan melalui pemeriksaan observasi kejiwaan oleh ahli di RSJKO,” kata Kasat.

Pengakuan tersangka RZ pembunuhan Rodes (35) kepada polisi sangat mengejutkan, selain membacok tangan kiri korban hingga putus, dia juga membacok bagian kepala belakang, muka dan punggung untuk memastikan korban sudah meninggal dunia ternyata tersangka sempat makan otak korban.

Tersangka mengutarakan menggunakan bahasa Rejang.

“Udem ku monoak ne. Uku muk otok ne. (Sudah saya bunuh dia. Saya makan otaknya),” kata Pelaku.

Dari pengakuan pelaku dirinya tersinggung perkataan korban yang mengatakan dirinya banci. Pada saat dirinya berada di atas pondok. Sementara korban sedang mancing di kolam pemancingan yang saat itu dijaga pelaku.

“Saya tersinggung dengan perkataannya karena sebut saya banci, sambil dia mancing,” ujar Pelaku.

“Saya bacok dia, putus tangan kirinya, saya kejar karena dia lari, saya bacok hingga dia meninggal dunia,” ungkap Pelaku.

Kejadian pembunuhan tersebut terjadi Sabtu Sore menjelang buka puasa 23/03/2024. (*/Budi)

Gempa Bumi M5,6 Guncang Bengkulu Selatan Tidak Berpotensi Tsunami, Getarannya Terasa Hingga Ke Lubuklinggau.

Maret 24, 2024

 


Bengkulu - Gempa bumi tektonik berkekuatan M5,6 menghantam wilayah Pantai Barat Daya Kota Manna, Bengkulu. Getarannya terasa hingga ke Lubuklinggau. Gempa terjadi pada pukul 20:20:29 WIB tadi, Sabtu (23/3/2024). 

"Gempa bumi tektonik M5,6 di Samudera Hindia, Bengkulu Selatan. Tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan resmi BMKG, Sabtu malam.


"Parameter gempa bumi adalah di wilayah Pantai Barat Daya Kota Manna, Bengkulu Selatan. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,7° LS ; 102,67° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 37 Km arah Barat Daya Kota Manna, Bengkulu pada kedalaman 60 km," jelas Daryono.



Dia menambahkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.


"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," katanya.


"Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kaur, Manna, Bengkulu Selatan hingga ke Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) dengan skala intensitas IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Kota Bengkulu , Empat Lawang dengan skala intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Liwa, kepahiang, Lebong, Krui, Bengkulu Utara, Mukomuko, Enggano, Kota Muara Dua dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), daerah Semaka, dan Sekincau dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang )," ungkapnya.


Menurut Daryono, hingga pukul 20.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ).


"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tegas Daryono. (*/Budi)

Kurang dari 12 Jam, Pelaku Penikaman Juru Parkir Hingga Tewas di Ringkus Tim Macan Linggau Polres Lubuklinggau, Sumsel.

Maret 23, 2024

Simak video Pengakuan Harlin (Tersangka), Pembunuh Juru Parkir di Terminal Atas Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel)


Lubuklinggau, Sumsel - Perkelahian yang berujung dengan penusukan terjadi antara sesama juru parkir di terminal atas kota Lubuklinggau, kejadian berdarah ini sempat menghebohkan orang yang berada di terminal atas, di kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau.


Saat Jumpa Pers, Jum'at (22/3/2024), Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha didampingi Kasat Reskrim AKP Hendrawan beserta Jajaran PJU Polres menyampaikan, ”sebelum kejadiannya dipicu karena permasalahan lahan parkir membuat cekcok mulut dan baku hantam antara juru parkir ini, dimana keduanya tidak ada yang mau mengalah.


Dan akhirnya terjadilah perkelahian yang menyebabkan seorang juru parkir di terminal kena luka tusuk didada sebelah kiri menggunakan pisau, pada Kamis (21/3/2024) sekitar pukul 14.30. WIB,”ungkap Kapolres.


Selanjutnya, setelah melakukan penusukan pelaku Harlin bersama Lit yang diketahui kakak beradik ini langsung melarikan diri, sedangkan korban yang bersimbah darah langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit AR Bunda, kemudian sempat dirawat akhirnya pukul 23.30 korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Salah satu pelaku saat ini sudah ditangkap oleh Satreskrim Polres Lubuklinggau sekira pukul 23.30 WIB dalam waktu Kurang dari 12 Jam setelah kejadian, dan mohon doanya juga untuk tersangka lainnya saat ini masih dalam pengejaran Satreskrim Polres Lubuklinggau diharapkan segera tertangkap,”lanjutnya.

Simak video Pengakuan Harlin (Tersangka), Pembunuh Juru Parkir di Terminal Atas Lubuklinggau, Sumsel:



Akibat Perbuatannya pelaku ini akan dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP dimana melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian,”Terang Kapolres.

Diketahui korban Parel (37) yang merupakan warga kelurahan keputraan, Kota Lubuklinggau ini, kesehariannya diketahui sudah sekitar kurang lebih 5 Tahun bekerja sebagai tukang parkir di terminal atas Kota Lubuklinggau. (*/Budi)

(LPLH PROVINSI SUMATERA SELATAN)

Tiga Warga Simpan Sajam Ditangkap Polsek BTS Ulu Polres Musi Rawas, Satu Tersangka Positif Narkoba.

Maret 23, 2024

 

Musi Rawas - Polsek BTS Ulu bersama Polres Musi Rawas (Mura), berhasil meringkus terduga tiga pelaku kepemilikan Senjata Tajam (Sajam), jenis pisau dan keris, dalam satu hari, hanya saja diwaktu dan tempat berbeda.


Diketahui ketiga tersangka diantaranya, Yanto (47), warga Desa Sembatu Jaya, Sucipto (41), warga Desa Gunung Kembang Baru dan Edison Alias Iyan (27), warga Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura.

Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH melalui Kasi Humas, AKP Herdiansyah, didampingi Kapolsek BTS Ulu, Iptu Jemmy A Gumayel, saat dikonfirmasi, Jumat (22/3/2024).

“Pada hari, Kamis (21/3/2024), kemarin, kami berhasil menahan tiga pelaku, diantaranya, Yanto, Sucipto dan Edison, kedapatan menyimpan sajam berupa dua pisau dan satu keris,” kata Kasi Humas didampingi Kapolsek

Kasi Humas menjelaskan, penangkapan ketiga tersangka merupakan bertepatan dengan pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) I Musi 2024, yang digelar khususnya diwilayah hukum Polres Mura beserta wilayah hukum sembilan polsek jajaran.

“Dari ketiga tersangka, masing-masing tersangka, kedapatan menyimpan sajam jenis pisau dan keris. Ketiga tersangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. Namun untuk tersangka, Yanto positif mengandung Amfetamin dan Metamfetamin, setelah dilakukan tes urine dan tersangka mengakui pemakai aktif narkotika jenis sabu dan ekstasi,” jelas Kasi Humas.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan, untuk diketahui tersangka, Yanto, ditangkap di Jalan Lintas Mura-Pali perbatasan BTS Ulu dengan Muara Lakitan Kabupaten Mura, tepatnya dekat Jembatan Sungai Teras, sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (21/3/2024, dari tangan tersangka, anggota berhasil menyita sajam jenis pisau.

Lalu, tersangka, Sucipto, ditangkap, di Desa Gunung Kembang Lama, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura, sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (21/3/2024), dari tangan tersangka, anggota berhasil menyita sajam jenis pisau yang diselipkannya di pinggang sebelah kiri.

Kemudian, tersangka, Edison Alias Iyan ditangkap, Polsek BTS Ulu bersama Polres Mura, di Jalan Lintas Mura-Pali Pasar Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, tepatnya diwarung Artmoro, sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (21/3/2024), dari tangan tersangka, anggota berhasil menyita sajam jenis keris.

“Saat ini, ketiganya masih dilakukan pendalaman perkara,” tuturnya. (*/Budi)

Caleg Partai Bulan Bintang (PBB) Lian Sumarni Melaju Menuju Kursi DPRD Lubuklinggau.

Maret 22, 2024

 


Lubuklinggau, Sumsel - Dalam pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) tahun 2024 kota Lubuklinggau  Lian Sumarni S.E. Caleg partai Bulan Bintang (PBB) Dapil 2 kota Lubuklinggau, kecamatan Utara I & II memperoleh total suara sebanyak 2313 suara menurut C1 Rekap.


Ketika diwawancarai awak media, Lian Sumarni,S.E. Caleg Partai Bulan Bintang itu mengatakan, berdasarkan hasil proggres data real dari tim pemenangan setiap Kecamatan dengan rincian data yang sudah masuk dari C1 Kecamatan Utara I & Utara II memperoleh total suara sebanyak 2313 Suara, “Jelasnya. 

Lian Sumarni juga mengatakan, dia mengucapkan terima kasih kepada tim pemenangan, sahabat dan keluarga besarnya atas kerja keras mereka dalam menyukses pemilu tahun 2024 ini, hingga saya mendapatkan SUARA total sebanyak 2313 suara “Ucap Lian

Lebih jauh Politisi berparas ayu tersebut, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dapil 2 Kecamatan Utara I dan Utara II Kota Lubuklinggau, atas kepercayaannya kepada saya dan amanat ini akan saya jaga selama menjalani tugas sebagai wakil rakyat.

(*/Budi)

Simpan Sabu-sabu Dalam Kotak Minyak Rambut, Abas Tari Diringkus Satnarkoba Polres Musi Rawas Sumatera Selatan.

Maret 22, 2024

 


MUSI RAWAS, SUMSEL --- Tim "Eagle" Satnarkoba Polres Mura Sumatera Selatan, berhasil menangkap terduga pengguna narkotika jenis sabu-sabu dirumah pelaku di Desa Bumi Makmur Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, provinsi Sumatera Selatan sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (28/2/2024)

Diketahui identitas tersangka bernama Abas Tari (56), warga Desa Bumi Makmur Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti (BB), diantaranya, satu buah botol bekas minyak rambut warna putih bening tutup hitam merk Gatsby yang didalamnya terdapat enam bungkus plastik klip transparan ukuran kecil yang berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,31 gram.

Barang bukti (BB) tersebut ditemukan diatas lemari pakaian yang terletak didalam kamar pelaku dan diakui pelaku bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, melalui Kasat Narkoba, AKP Romi didampingi Kanit Narkoba, Ipda Vherry Andora saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus tersangka, Abas Tari yang terlibat dalam perkara sabu-sabu.

“Tersangka berhasil kami bekuk, dirumah pelaku di Desa Bumi Makmur Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura ,” kata AKP Romi didampingi Ipda Vherry, Kamis (29/2/2024).

AKP Romi menjelaskan, tersangka dibekuk berdasarkan laporan polisi Lp-A/ 11 / II /2024/SPKT.SATRESNARKOBA/RES MURA/ SUMSEL.

Bermula saat anggota mendapat laporan dari warga, bahwa ada tersangka menyimpan narkotika jenis sabu-sabu.

Lalu, anggota menuju ke lokasi, setiba di lokasi ternyata memang benar, tersangka menyimpan narkoba jenis sabu-sabu. Tanpa pikir panjang anggota langsung meringkus tersangka.

Saat anggota melakukan penggeledahan, ditemukan BB diantaranya enam bungkus plastik klip transparan ukuran kecil yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,31 gram, satu buah botol bekas minyak rambut warna putih bening tutup hitam merk Gatsby. Barang bukti tersebut ditemukan diatas lemari pakaian yang terletak didalam kamar si pelaku

“Jadi, saat anggota tiba tersangka kebetulan ada di TKP dan anggota pun bergerak cepat sehingga tersangka berhasil dibekuk,” ucapnya.

Kasat Narkoba menambahkan, tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).

“Saat ini Satnarkoba Polres Musi Rawas provinsi Sumatera Selatan masih melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap tersangka Abas Tari, sejauh mana yang bersangkutan terlibat dengan barang haram tersebut,” tuturnya. (*/Budi)

Terpilih DPR RI, Prana Putra Sohe Kecele Ada Warga Lubuklinggau Pilih Caleg Lain Ketimbang Dirinya.

Maret 22, 2024

 


LUBUKLINGGAU - H SN Prana Putra Sohe berhasil duduk sebagai anggota DPR RI dalam Pemilu 2024.

Mantan wali Kota Lubuklinggau dua periode ini berhasil mengunci kursi ke-6 dari 8 kursi di Dapil Sumsel I.

Atas capaian ini calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku bersyukur terpilih sebagai anggota DPR RI.

"Saya bersyukur karena alhamdulillah tuhan masih memberikan yang terbaik buat kami (PKB)," ungkap Nanan panggilannya pada wartawan, Selasa (12/3/2024).

Nanan menyebutkan PKB di Kota Lubuklinggau berhasil meraih satu fraksi, kemudian ditingkat provinsi mempunyai keterwakilan dan mempunyai keterwakilan untuk DPR RI.

"Selama ini belum pernah satu fraksi DPRD Lubuklinggau, DPR Provinsi dan DPR RI juga belum ada, bisa dikatakan sekarang pecah telur," ujarnya.

Menurutnya pengalaman Pemilu 2024 ini menjadi pembelajaran tersendiri, hal itu sangat berbeda dengan perhelatan Pilkada yang dua kali diikutinya.

Lanjutnya, Pileg kemarin tidak ada kontrol sama sekali, dan memang sangat terlihat kebablasan dan tidak mendidik di masyarakat.

"Kemarin masyarakat tidak ada lagi nurani, karena mau mengarahkan sekelas kota ini cukup susah, karena kemarin mau orang Linggau atau bukan orang Linggau sama saja," ungkapnya.

Lanjutnya, Pileg kemarin tidak ada kontrol sama sekali, dan memang sangat terlihat kebablasan dan tidak mendidik di masyarakat. (*/Budi)

"Kemarin masyarakat tidak ada lagi nurani, karena mau mengarahkan sekelas kota ini cukup susah, karena kemarin mau orang Linggau atau bukan orang Linggau sama saja," ungkapnya.

Nanan mengungkapkan kekecewaannya di kandangnya sendiri, karena masih banyak warga Lubuklinggau tidak memilihnya dan memilih orang lain yang justru tidak dikenal.

"Yang membuat saya agak kecewa ini orang menengah ke bawah, pembantu ketika ditanya milih orang lain hanya diberi beras.

Saya tanya kenal tidak dengan yang kamu coblos mereka jawab tidak, dengan saya malah kenal dan saya yang menggajinya selama ini," ujarnya.

Nanan mengatakan, hal semacam itu kedepan harus diberikan pendidikan politik agar kedepan tidak terulang lagi, karena masyarakat menengah kebawah yang jadi korban.

"Tapi alhamdulillah walau diserang sampai tiga kali (Lubuklinggau), saya masih dapat 38 ribu suara di Kota Lubuklinggau," paparnya

Nanan pun sadar fenomena ini bukan hanya dialami oleh dirinya tapi juga dialami beberapa kepala daerah yang ikut Pemilu 2024 ini.

"Saya contohkan wali kota Jambi saja baru dua bulan selesai, dipilih orang hanya 34 ribu, sementara mata pilih di Jambi hampir 400 ribu lebih," ungkapnya.

Kemudian Iskandar mantan Bupati OKI juga demikian, totalnya hanya dapat 73 ribu lebih, artinya di OKI saja tidak bulat dengan jumlah mata pilih 500 ribu lebih.

"Artinya saya masih dapat 38 ribu dengan jumlah mata pilih hanya 150 ribu, masih bersyukur bila dibandingkan yang lainnya," ujarnya. 

Modus Begal Motor di Lubuklinggau, Korban Disapa "Halo Sayang".

Maret 22, 2024

 

Soni Arpanda (18), satu dari tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) begal motor lintas provinsi yang beraksi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan diringkus Polisi.


LUBUKLINGGAU - Pengangguran, warga asal Desa Lubuk Tanjung, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu ini beraksi dengan dua temannya yang kini DPO (daftar pencarian orang). Mereka beraksi bermotor bonceng tiga dengan modus menyapa "halo sayang" ke korbannya di jalan dengan maksud agar berhenti lalu melakukan begal.


Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan AKP Nyoman Sutrisna mengatakan kawanan pelaku beraksi di Jalan Raya Jukung dekat simpang Blok 51 Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I.


Begal tersebut dialami korban Dian Puspita (23), warga Kelurahan Air Kati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I pada Minggu, 10 Maret 2024 sekitar pukul 13.30 WIB. Kejadian yang dialami korban tersebut sempat viral di media sosial (medsos).


Bermula saat itu korban dan saksi Sabila hendak pergi untuk mengisi BBM di SPBU Marga Mulya dengan mengendarai motor Honda Beat nopol BG 6355 HAC. "Korban dan saksi melintas di TKP (tempat kejadian perkara)," ujarnya.


Ketika di TKP, korban dan saksi sempat menyalip dahulu 3 orang pelaku. Namun di saat menyalip tersebut salah satu pelaku sempat memanggil korban dengan sebutan "halo sayang". Karena tidak menaruh curiga korban dan saksi masih tetap melanjutkan perjalanannya.


"Tetapi tidak lama kemudian 3 pelaku langsung mengejar korban dan menyalip korban lalu pelaku langsung memepet motor korban dari arah sebelah kanan," jelasnya.


Kemudian salah satu pelaku mencabut paksa kunci kontak sepeda motor korban. Sehingga mesin sepeda motor langsung mati dan setelah itu salah satu pelaku langsung turun. Lalu langsung menghampiri korban. Setelah itu pelaku langsung mendorong korban dengan menggunakan bahunya dan meminta korban untuk menyerahkan sepeda motor.

"Tetapi korban masih terus berusaha mempertahankan sepeda motornya dan juga berusaha mengambil kunci kontak di tangan pelaku dan terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku," terangnya.

Karena tenaga korban tidak kuat, pelaku berhasil mengambil motor korban. Namun topi dan sandal pelaku berhasil tertinggal di lokasi kejadian. Setelah itu ketiga pelaku langsung kabur membawa motor korban.


Atas kejadian tersebut korban kehilangan motornya jika ditaksir kerugian senilai Rp 12.000.000. Lalu melaporkan kejadian ke Polsek Lubuklinggau Selatan.


Setelah menerima laporan dari korban dan melakukan pengecekan TKP, lalu kemudian pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi, anggota berhasil mendapatkan rekaman CCTV. Kemudian didapatkan keterangan dari saksi M Roni jika mengenali salah satu pelaku 


Menurutnya, disebutkan salah satu pelaku bernama Soni. Dan dikuatkan pula saksi Sabila bahwa benar Soni adalah salah satu pelaku yang telah melakukan penodongan terhadap korban. 


Dari hasil keterangan tersebut kata Kapolsek, anggota langsung mencari tahu keberadaan salah satu pelaku bernama Soni. Dan didapatkan informasi jika pelaku Sonu tinggal di Desa Lubuk Tunjung, Kecamatan Sindang Beliti Ilir. Pelaku Soni juga diketahui sedang berada di rumahnya.


Anggota Polsek Lubuklinggau Selatan kemudian berkoordinasi dengan Kanit Pidum Polres Lubuklinggau untuk meminta bantuan backup personil untuk melakukan tindakan upaya paksa. Mengingat pelaku menetap di wilayah Polda Bengkulu Polres Rejang Lebong.


Pada Sabtu, 16 Maret 2024 sekitar pukul 11.30 WIB anggota Polsek Lubuklinggau Selatan bersama gabungan Tim Macan Linggau langsung menuju ke rumah terduga pelaku Soni. Sesampai di rumah pelaku, tim langsung mengamankan pelaku dari dalam rumahnya tanpa ada perlawanan.


"Dari pelaku dan didalam rumah pelaku berhasil didapatkan barang bukti baju kaos warna merah muda bertuliskan Bombboogie dan topi warna putih yang sebelumnya dipakai pelaku saat melakukan perbuatan penodongan," terangnya.


"Tersangka mengakui motor korban telah dijual tersangka ke Palak Curup senilai Rp 3.500.000," pungkasnya.


Barang bukti yang diamankan 1 lembar baju kaos warna merah muda bertuliskan Bombboogie, 1 buah topi warna putih, 1 buah topi warna hijau bertuliskan orang tua, 1 buah sandal bagian sebelah kiri warna putih dan 1 buah gantungan kunci kontak sepeda motor. (*/Budi)

Polsek Linggau Barat Meringkus Lima Preman Yang Meresahkan di Pasar Inpres Lubuklinggau.

Maret 22, 2024



LUBUKLINGGAU, SUMSEL - Satuan Anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Lubuklinggau barat, mengamankan sedikitnya Lima orang yang diduga telah melakukan aksi premanisme, Selasa (19/3/2024) sekira pukul 05.30 WIB, pagi bertempat di pasar Inpres, di Jl. Garuda Kelurahan Pasar Permiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuk Linggau, provinsi Sumatera Selatan.

Penangkapan pelaku dipimpin langsung Kapolsek Lubuklinggau Barat  AKP. JONI FAJRI, S.H dan didampingi Kanit Intelkam Ipda JENI HENDRI, SH, MH berserta 10 (Sepuluh) anggota polsek Lubuklinggau barat.

Sebanyak lima orang berhasil diamankan, untuk identitas kelima tersangka itu antara lain, Eko (34) warga keputraan, Edi Nasir (49) warga SS RT.09 Kel. Jawa Kanan, Parmin (47) Warga RT. 01 Kel. Depati Said, Sudirman (44) Warga Jl. Nias Kel. Jawa Kanan, Sazili Hidayat (32) Warga Jl.Bangka, Dusun Linggau.

Saat di Konfirmasi awak media, Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha, melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat AKP. Johny Fajri mengatakan,”penangkapan kelima terduga pelaku bermula dari adanya laporan masyarakat memohon penindakan akan adanya tindak Pemerasan dan Pungli pada hari Jum’at, Tanggal 5 Maret 2024, ”ungkap Kapolsek.

Berdasarkan laporan serta saksi di TKP, Anggota Satreskrim Polsek Lubuklinggau barat langsung melakukan penelusuran di pasar inpres, dan tidak menunggu lama akhirnya 5 (Lima) Orang Pelaku terlihat kedapatan tangan oleh Anggota Reskrim sedang melakukan tindak Pemerasan/Pungli ke Pedagang Kaki Lima di Pasar inpres dan akhirnya langsung dilakukan pengamanan dengan barang bukti di tangan kelima pelaku uang sejumlah Rp.409.000 dari hasil pemerasan.

Saat ini kelima pelaku sudah diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Barat untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. (*/Budi)

Nata Angkat Bicara, Lima Orang Ditangkap Polsek Linggau Barat di Pasar Inpres Lubuklinggau Bukan Preman.

Maret 22, 2024

 

Nata Perwira, Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima (SPKL) di wilayah sekitar Pasar Inpres Lubuklinggau.

LUBUKLINGGAU, SUMSEL - Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima (SPKL) di wilayah sekitar Pasar Inpres Lubuklinggau, Nata Perwira, angkat bicara soal tudingan adanya pemerasan pedagang yang dilakukan 5 orang oknum premanisme di pasar inpres Lubuklinggau. Kelimanya, kini masih di tahan di kantor Polsek Lubuk Linggau Barat, Selasa (19/3/2024).


Pasalnya kelima orang itu dilaporkan memeras pedagang kaki lima (PKL).


“Disini saya meluruskan, bahwa mereka bukan preman, melainkan satuan anggota pengamanan pedagang kaki lima di bawah payung hukum surat keputusan (SK) SPKL yang diketuai oleh saya sendiri,” tegas Nata.


Dijelaskannya, SK tersebut dikeluarkan pemerintah, mulai dari lurah, camat selaku pemilik wilayah setempat, termasuk Kasat Binmas Polres Lubuk Linggau provinsi Sumatera Selatan.


“Bahkan dalam melakukan penagihan retribusi juga, ini diketahui oleh ratusan pedagang yang tercatat dalam daftar nama pedagang kaki lima. Jadi, dengan ini terkait penahanan 5 orang oknum tersebut, mereka itu bekerja bukan melakukan pemerasan,” tegas Nata. (*/Budi)


Slamet, Pedagang Macam-macam Sayuran Segar di Pasar Inpres Blok B Lubuklinggau.

Maret 22, 2024

 

Lubuklinggau, Sumsel - Jika di bandingkan kita yang hanya belanja dan menghabiskan uang untuk belanja, Slamet seorang "pedagang sayur" di pasar inpres blok B Lubuklinggau merupakan seseorang yang ahli mengumpulkan bahan pangan dan jenis sayuran yang kita butuhkan dan yang kita request mulai pukul 00.15 WIB dinihari, (Rabu 20/3/2024)


Kita pun sebenarnya bisa dan mampu untuk mengumpulkan berbagai macam sayuran serta berbagai bahan pangan apapun namun apakah sanggup melakukannya setiap hari?

Slamet mengatur dan me-manage berbagai sayuran dan berbagai bahan pangan yang kita request di pasar inpres blok B mulai pukul 00.15 WIB dinihari.




Slamet pedagang sayur yang saya temui setiap hari di pasar inpres blok B Lubuklinggau memiliki kemampuan untuk mengatur dan menghandle sayuran, bahan pangan.


Kemampuan Slamet mengumpulkan sayur dan bahan pangan dan untuk dijual kepada masyarakat Lubuklinggau merupakan hal yang luar biasa.

Ia terbiasa meng-handle segala macam sayuran agar tidak rusak dan tidak busuk agar bisa kita pakai untuk konsumsi anggota keluarga. Ia memiliki kemampuan untuk mengumpulkan segala macam yang kita butuhkan di dapur di satu tempat di toko dagangannya yang ia pakai di pasar inpres blok B.


Mungkin kita tak sanggup muter muter ke berbagai tempat hanya untuk membeli bahan masakan? Berkat pedagang sayur inilah ilmu dan sistem ekonomi terwujud.


Kita yang hanya memiliki kemampuan untuk mencari uang di mudahkan oleh pedagang sayur untuk berbelanja di satu tempat tanpa perlu repot mengobrak-abrik pasar demi mencari 1 ons cabe. Sangat berterimakasih kepada pedagang sayur demi kenyamanan diri kita dan keluarga. Pembeli bisa request bahan makanan atau sayuran apapun kepadanya, Jika harga nya pas dan masuk akal.

Belajarlah mengenai pengetahuan bahan-bahan dapur dari pedagang sayur yang satu ini. Kita bisa mendapat penjelasan detail mengenai perbedaan cabe, kubis, wortel, kentang, tomat dll. Karena saya sudah melihat, membantu dan belajar dari keahlian dan kemampuan yang dimilikinya. (*/Budi)

Yopi Karim Janji Akan Benahi Pendidikan Hingga Ekonomi Kepemudaan, Optimis Maju Pilkada Lubuklinggau 2024.

Maret 22, 2024

 


Lubuklinggau - Calon Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat (Yopi Karim) siap maju di Pilkada Serentak 2024 November mendatang. 


Ketua DPD Nasdem Kota Lubuklinggau ini, siap maju dalam Pilwako karena sejak awal dia yang paling serius memastikan akan maju pada Pilwako dengan memasang banyak spanduk dan baliho.

Sebagai bentuk keseriusannya, Yopi Karim selama bulan suci Ramadan telah berkeliling dari masjid ke masjid dan mushallah dam mushallah. Ia memperkenalkan diri sekaligus mohon doa restu dengan masyarakat Lubuklinggau. 

Mantan ASN yang memilih berhenti dan fokus pada bidang kontraktor ini mengaku serius maju mencalonkan diri menjadi Wali Kota Lubuklinggau.


Yopi beralasan terpanggil ingin mengabdikan diri maju karena ingin berbuat banyak untuk masyarakat.

"Untuk kondisi kota sekarang ini kan sudah maju dibawah kepemimpinan kakak Nanan (wali Kota sebelumnya). Cuma ada beberapa potensi yang ada kata beliau Lubuklinggau harus jadi kota tujuan, karena selama ini masih jadi kota transit dan kota jasa," ungkap Yopi pada Tribunsumsel.com, Kamis (21/3/2024).

Yopi mengatakan bila diberi amanah oleh masyarakat ke depan akan membenahi infrastruktur dasar.

Pertama yang jadi sorotannya bidang pendidikan. Ia berharap tata kelola pendidikan hingga guru-guru yang mengajar saat ini tertata dengan baik.

"Karena pendidikan ini sudah gratis dan nasional. Ada beberapa hal yang harus kita benahi, terus gurunya harus kita sejahterakan, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Yopi pun mencontohkan salah satu masalah yang kerap muncul dalam dunia pendidikan tingkat sekolah dasar SD maupun  SMP adalah penerimaan siswa baru yang selalu menjadi masalah setiap tahunnya.

"Seperti kita ketahui setiap ajaran baru selalu ada  masalah yang terjadi di tingkat sekolah dasar baik itu SD maupun SMP itu harus kita atur dengan baik," ungkapnya.

Selain itu, Yopi juga menyoroti masalah kesehatan di Kota Lubuklinggau, walaupun Kota Lubuklinggau sudah UHC. Namun, pelayanan kesehatannya belum menunjukkan daya saing.

"Rumah sakit swasta dengan rumah sakit pemerintah sangat jauh, sehingga masyarakat banyak memilih rumah sakit swasta di banding pemerintah," ujarnya.

Kemudian sektor ekonomi, ke depan ia akan konsen mengembangkan produk lokal dengan sistem hilirisasi, mulai dari tingkat produksi hingga tingkat pemasaran.

"Termasuk kepemudaan kedepan sudah kita pikirkan, kita akan beri ruang dan wadah kepada pemuda untuk melakukan pendampingan penuh berkreasi di Kota Lubuklinggau," ungkapnya.

Mulai Jajaki Koalisi Dengan Partai Politik Lain

Yopi juga menyampaikan sebagai bentuk keseriusannya maju wali kota, ia sudah mulai melakukan komunikasi politik ke partai-partai lain untuk membangun koalisi ke depan.

"Sekarang karena momentumnya Ramadan dan memang program Nasdem unggulannya adalah sapari Ramadan sesudah Pemilu dan pra Pilkada makanya kita melakukan sapari politik dan penjajakan," ujarnya.

Menurutnya momentum Ramadan bertepatan dengan hari baik dan bulan baik, ia sengaja datang untuk meminta maaf kepada teman-teman partai politik yang ada di Kota Lubuklinggau.

"Karena mereka adalah teman berdemokrasi sahabat berpikir, mungkin (Pileg) di lapangan kemarin ada gesekan namanya dinamika politik.
Kami saling memaafkan sekaligus berbicara peluang Pilkada ke depan," ungkapnya.

Karena, bagaimana pun juga Parpol ini pondasi pembangunan dalam tahapan menuju Pilkada dan salah satunya koalisi. karena Nasdem tidak bisa mengusung sendiri calonnya.

"Kursi kita tidak mencukupi, hanya mendapat lima kursi, itulah kita butuh dukungan kandidat lain yang akan maju, kalau persepsinya sama kita akan Koalisi," ungkapnya.

Harapannya lanjut Yopi, dengan sapari politik ke kantor DPD atau DPC partai politik yang ada di Kota Lubuklinggau dapat memunculkan persepsi yang sama.

Karena ke depan bukan hanya personalnya saja yang koalisi. Tapi, seluruh struktur kepengurusan sampai tingkat kelurahan juga harus koalisi.

"Jadi bukan hanya ketuanya saja, tapi seluruhnya, walau pun tidak berkoalisi ke depan minimal bisa menjadi kawan berdemokrasi," ujarnya. (*/Budi)

Tahapan Pilkada Pilihan Walikota Lubuklinggau, Calon Independen Harus Didukung 16 Ribu Pemilih Mulai Bulan April.

Maret 22, 2024

 

Lubuklinggau - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau sudah merilis tahapan penyelenggaraan pilkada kota Lubuklinggau 2024.

Divisi Partisipasinya Masyarakat (Parmas) KPU Kota Lubuklinggau, Andri Afandi menyampaikan tahapan baru akan di mulai bulan April mendatang.

"Sekarang baru tahapan perencanaan anggaran dulu. Bulan 4 nanti masuk dalam tahap sosialisasi persiapan tahapan pencalonan perseorangan," ungkap Andre pada Tribunsumsel.com, Kamis (21/3/2024).

Andri menyebutkan untuk calon perseorangan di Kota Lubuklinggau minimal memenuhi 16 ribu lebih jumlah dukungan dari warga Kota Lubuklinggau.

"Harus melampirkan dukungan KTP 10 persen dengan sebaran 5 persen dari 8 kecamatan sekota Lubuklinggau," paparnya.

Sebelum tahapan dimulai sekarang KPU Lubuklinggau tengah fokus melakukan penyusunan anggaran, sehingga bulan April mendatang baru akan melakukan sosialisasi.

"Kemudian bulan 5 akan dilakukan pemutakhiran data pemilih lagi untuk DPT Pilkada mendatang," ujarnya.

Sementara giat kedepan yakni pihaknya menunggu ada tidak gugatan di mahkamah konstitusi.

"Kalau pun tidak ada MK mengeluarkan rekomendasi kita akan  menetapkan calon terpilih yang ada di Kota Lubuklinggau. Kalau tidak ada akan langsung kita tetapkan," ungkapnya.

Berikut Tahapan Jadwal Pilkada Kota Lubuklinggau:

- 5 Mei - 19 Agustus 2024: pemenuhan persyaratan dukungan calon perseorangan.

- 24-26 Agustus 2024: pengumuman pendaftaran pasangan calon.

- 27-29 Agustus 2024: pendaftaran pasangan calon.

- 27 Agustus - 21 September 2024: penelitian persyaratan calon.

- 22 September 2024: penetapan pasangan calon.

- 25 September - 23 November 2024: pelaksanaan kampanye.

- 27 November 2024: pelaksanaan pemungutan suara

- 27 November - 16 Desember 2024: penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara. (*/Portal LPLH SUMSEL)

Capres Prabowo Batal Hadir Ke Musi Rawas (Mura), Simpatisan Kecewa.

Februari 07, 2024

 


Musi Rawas, LPLH Sumsel - Kedatangan Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 2, Prabowo Subianto yang dijadwalkan akan hadir berkampanye di Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas menurut informasi di-cancel atau batal hadir.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala UPBU Bandara Silampari, Ahmad Surya melalui Humas, Saat dikonfirmasi Bandi menjelaskan terkait penyambutan Bapak Prabowo Subianto tiba di Bandara Silampari Pukul 10.00 Wib kami belum mendapatkan informasi terkait Prabowo Subianto landing di Bandara Silampari.

"Hingga saat ini di cancel karena belum ada pengajuan ke pihak Bandara Silampari," kata Bandi.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan kampanye di Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Hari ini  Rabu 7 Februari 2024.

Menurut rundown kegiatan yang diterima Prabowo Subianto dijadwalkan mendarat di Bandara Silampari Lubuk Linggau pada pukul 10.00 WIB, Kedatangannya akan disambut oleh panitia secara adat.



Ketua DPD Golkar Musi Rawas Firdaus Cik Ola menjelaskan memang informasi yang diterima pihaknya, Prabowo Subianto batal datang ke Musi Rawas.

Namun informasi lain diterima, bahwa kampanye tetap berjalan. Prabowo Subianto akan dihadirkan secara virtual.

Sementara itu pantauan di lokasi kampanye, lapangan Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo Kabupaten  Musi Rawas sudah dipenuhi oleh massa.

Padahal sesuai rundown kampanye akan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB, Selain itu juga terpantau petugas dari Polres Musi Rawas sudah berjaga-jaga di lokasi kampanye. (*/Budi S)

Suasana Pedagang Pasar Pagi di Lubuklinggau Sumsel Mulai Sibuk Menggelar Dagangannya untuk Berjualan Dari Pukul 11 Malam Hingga Pukul 7 Pagi.

Januari 27, 2024

 

LUBUKLINGGAU SUMSEL

Melihat suasana dan aktivitas kegiatan para pedagang pasar pagi di Kota Lubuklinggau mulai menyiapkan dagangannya dari pukul 11 malam dan berjualan hingga pukul 7 pagi, Sabtu (27/1/2024).


Para pedagang dan pembeli sudah melakukan transaksi jual beli dari pukul 11 malam.

Pasar Inpres di Lubuklinggau yang terkenal sejak dulu hingga sekarang. Dengan ciri khasnya tersebut yang para pedagang sayuran dipinggir jalan kebanyakan orang dari wilayah Curup-Bengkulu, dapat kita lihat dari foto tersebut terlihat orang-orang belanja dipasar pagi Lubuklinggau.

Pasar pagi di Lubuklinggau ini dibuka pada pukul 4 pagi hingga pukul 7 pagi.
(Budi S)

Simpan Pil Ekstasi 40 Butir, Johan Warga Lubuklinggau di Ringkus Satnarkoba Polres Musi Rawas.

Januari 26, 2024

 

MUSI RAWAS - SUMSEL

MUSI RAWAS -- Sedikitnya ada 40 butir pil ekstasi warna ungu berlogo PP Narkotika jenis ekstasi seberat 16,22  gram, berhasil disita dan diamankan Tim Eagle Satnarkoba Polres Musi Rawas (Mura).


40 butir ekstasi tersebut disita Satnarkoba Polres Mura dari tangan tersangka, Johan Priyansya (21), asal warga Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau.

Tersangka ditangkap di Jalan H Sueb, tepatnya di Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (24/1/2024).

Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, melalui Kasat Narkoba, AKP Romi didampingi Kanit Narkoba, Ipda Verry Andora saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus tersangka, Johan Priyansya asal warga Kota Lubuklinggau, karena kedapatan menyimpan 40 butir ekstasi.

“Tersangka berhasil kami tangkap di Jalan H Sueb, tepatnya di Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura ,” kata AKP Romi didampingi Ipda Verry, Rabu (25/1/2024).

AKP Romi menjelaskan, tersangka dibekuk berdasarkan laporan polisi Lp-A/ 05 / I /2024/SPKT.SATRESNARKOBA/RES MURA/ SUMSEL.
Bermula saat anggota mendapat laporan oleh warga, bahwa ada pelaku  sering melakukan transaksi Narkotika.

Kemudian dilakukan penyelidikan dan diketahui pelaku akan melintas di Jalan H Sueb, tepatnya di Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti.
Tanpa pikir panjang anggota langsung meringkus tersangka.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan BB diantaranya, satu bungkus kotak rokok jenis filter yang didalamnya terdapat empat bungkus plastik klip transparan ukuran sedang yang berisikan 40 butir pil warna ungu berlogo PP Narkotika jenis ekstasi seberat 16,22 gram,

Barang bukti tersebut ditemukan dipinggir jalan yang sengaja disimpan pelaku lebih kurang berjarak 10 meter dari pelaku ditangkap, dan pelaku mengakui barang bukti tersebut adalah miliknya.

“Jadi, saat anggota tiba, tersangka kebetulan ada di TKP dan tertangkap basah, anggota pun bergerak cepat, sehingga tersangka berhasil dibekuk,”

ucapnya.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan, tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).

“Saat ini tersangka, masih dilakukan pendalaman, sejauh mana yang bersangkutan terlibat dengan barang haram tersebut,” ungkapnya.
(*/Budi)

Sol Sepatu Keliling Sampai Tugumulyo Hingga Muara Beliti Dengan Berjalan Kaki.

Januari 25, 2024


LUBUKLINGGAU SUMSEL

Basuki (37) adalah seorang tukang Sol sepatu keliling yang asli berasal dari Kediri, Jawa Timur dan mempunyai dua orang anak cewek yang masing-masing berusia 8 tahun dan tujuh bulan menceritakan kisah hidupnya hingga bisa menjadi Tukang Sol sepatu keliling di Lubuklinggau, Kamis (25/1/2024).


Sempat menjadi gelandangan hingga tidur di pinggir toko dan masjid atau Mushola saat ditanya ke awak media. Basuki tidak pernah putus asa mencari pekerjaan walaupun terkadang bekerja tak dibayar orang.

"Saya tidak putus asa terus harus mencari pekerjaan apa saja yang penting halal walaupun kadang-kadang pas dapat kerja tak di bayar orang”, ucapnya dengan raut wajah sedih.


Perjuangan panjang hidupnya bisa ia lalui dan saat ini Basuki telah bisa mengontrak rumah sendiri di gang Makruf yang dia huni dengan istri dan kedua anaknya.



Basuki menawarkan jasa Sol sepatu dengan berjalan kaki keliling kota Lubuklinggau bahkan sampai ke daerah Tugumulyo dan juga Muara Beliti dengan berjalan kaki.

Basuki juga menambahkan bahwa sebenarnya ingin pulang ke Jawa tetapi tidak mempunyai ongkos sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari saja pendapatannya jauh menurun.

”Dulu sebelum Covid saya bisa bawa uang pulang ke rumah uang Rp. 80 ribu hingga Rp. 100 ribu tapi sekarang paling Rp. 40 Ribu sampai 50 Rb, kadang malah gak sampai bisa Cuma Rp. 30 ribu.” Ceritanya dengan mata agak basah.



  • Untuk biaya tarif yang di kenakan satu pasang sepatu atau ganti tapak sepatu ia menjawab hanya sepuluh ribu rupiah.


“Cuma sepuluh ribu mas untuk satu pasang sepatu dan untuk ganti tapak sepatu saya harus beli dulu karena saya tidak membawa stok atau kalau orang nya percaya bisa di bawa dulu untuk mencari yang ukuran cocok ” ucapnya. (*/Budi)