Tampilkan postingan dengan label SAHABAT MUSLIM NUSANTARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SAHABAT MUSLIM NUSANTARA. Tampilkan semua postingan
Apakah Arwah Orang Meninggal Benar-benar Nyata Saat Muncul Dalam Mimpi untuk Berkomunikasi?

Apakah Arwah Orang Meninggal Benar-benar Nyata Saat Muncul Dalam Mimpi untuk Berkomunikasi?

Desember 21, 2023

SAHABAT MUSLIM NUSANTARA 🌏

Ada 2 kemungkinan yang terjadi. Pertama memang ruh orang yang sudah meninggal mendatangi kita lewat mimpi, kedua jelmaan jin yang menyerupai si almarhum.

Source: American Pillo by Pinterest

Dulu waktu kecil zaman ngaji, hal ini pernah saya tanyakan pada abah (panggilan guru ngaji) tentang perihal bener nggak sih orang yang meninggal itu bisa mendatangi kita lewat mimpi atau itu hanya jin yang menyamar? dan jawaban beliau bisa benar bisa tidak. Ruh orang yang sudah meninggal apabila datang pada kita lewat mimpi itu perbandingannya 10:1. Artinya apa, hal tersebut pasti jin yang sedang menyamar menjadi orang yang kita kenal, banyaknya pasti itu jin. Tapi tidak menutup kemungkinan juga jika memang si ruh tersebut memang mendatangi kita lewat mimpi.

Saya kemarin baru aja mengulas tentang kejadian ini. Jika dipikir-pikir, semirip apapun jin mampu meyerupai si almarhum, tetap, mereka tidak bisa menjadi ‘si amarhum’ tersebut. Disini dalam artian, ciri khasnya si almarhum. Mereka nggak bisa niru hal ini.

Jika ditanyakan mengenai nyata atau tidaknya tergantung bagaimana komunikasi atau pesan yang ada dimimpi tersebut. Percaya nggak sih, setiap manusia yang sudah meninggal itu tetap dijaga dan terjaga pada alam mereka. Mereka nggak bisa melakukan sesuatu sesuai kehendak mereka sebagaimana mereka pernah hidup. Ini serius, jangan tanyakan hadits dan ayat al-Quran disini, ini murni dari apa yang aku pikirin aja, tapi barangkali teman-teman menemukan hadits atau ayat al-Quran yang bertema hal ini monggo dishare.

Saya pernah dimimpikan teman kuliah saya, dia berpulang waktu musim pandemi Covid tahun lalu. Kami skripsi, revisi, yudisium sama-sama, wisudanya yang nggak barengan karena saya memilih wisuda daring. Sewaktu gladi bersih yudisium, dia natap saya lama banget, sampe saya udah di deket dia, dia masih natap saya. Hingga menjelang maghrib di akhir bulan Juli, saya dapat kabar bahwa dia meninggal dunia. Papanya yang share kabar duka tersebut by chat dan story.

Saya awalnya nggak percaya, hingga menjelang 40 hari dia berpulang, saya bilang,

‘Katanya aku ini temen baikmu, kamu bersyukur bisa ketemu dan sama-sama aku walau pun di akhir-akhir perkuliahan. Kok kamu nggak ada bilang apa-apa sama aku sampai hari ini?’

Kemudian saya dimimpiin dia, sebagaimana dia kalo main ke rumah. Bawa motor maticnya terus di parkir di pelataran rumah. Dia mengajak saya keluar, kami berjalan ke arah barat dari rumah saya yang mana disitu area persawahan tapi di mimpi jadi tumbuhan alang-alang yang tingginya 2 meteran lebih. Disitu kami berhenti, dia bilang,

‘Vi, ternyata aku masih hidup’.
Saya jawab, ‘Mana mungkin, papamu sendiri yang mengabari bahwa kamu sudah meninggal’.
Dia jawab lagi, ‘iya memang (sudah meninggal) tapi ternyata aku masih hidup Vi’. Kemudian kami sama-sama diam dan saya pulang lalu terbangun.

Awalnya saya kira dia memang nggak meninggal, masih hidup. Saya rasa salah informasi saja. Tapi kejadian dimimpi membuat saya terngiang-ngiang. Pribadi yang dia hadirkan di mimpi, beda dengan pribadinya semasa hidup. Semasa hidup, dia suka bercerita, apapun yang dia rasakan dan alami selalu dibagikan pada saya. Dia juga orangnya gampang panik, tapi di mimpi dia tampak tenang, tidak panik, padahal semasa hidup, orangnya heboh. Dia suka berbicara dan didengarkan, tapi saat itu, dia hanya menyampaikan poin tanpa cerita panjangnya.

Saya jadi sadar, bukankah di alam kubur juga ada ‘penjaga’nya. Dan penjaga ini sifatnya tegas dan patuh pada Dzat yang Maha Tinggi. Hukum-hukum yang ditegakkan di alam kubur sesuai dengan putusan yang dikeluarkan pada kalam-Nya. Saya jadi mikir, barangkali ruh teman saya yang hadir di mimpi juga terjadi atas izin-Nya dan hal apa yang mau disampaikan tak luput dari kawalan ‘penjaga’nya. Contohnya; saya mau mengunjungi karib/kawan/orang tua/saudara saya. Saya mau menyampaikan hal A padanya. Hal A yang sudah disampaikan ya sudah, tidak ada tambahan hal B C DEFG dan seterusnya. Jika sudah tersampaikan, ya ayo kembali.

Dari sini bisa dimengerti kan, semirip apapun jin dengan almarhum, mereka tetap punya pembeda dengan si ruh almarhum. Biasanya mimpi yang diganggu jin, isi cerita mimpinya nampak tidak begitu jelas yang disampaikan atau malah nggak ada yang perlu disampaikan alias nggak jelas. Jika dari si ruh almarhum biasanya ada hal yang memang disampaikan atau ada pembicaraan yang jelas.

Tapi semua itu kembali ke kepercayaan teman-teman masing-masing. Wallahu a’lam bisshowab. Mudah-mudahan setiap tidur kita dijaga oleh Allah agar terhindar dari gangguan setan dan jin. Jangan lupa berwudlu sebelum beranjak tidur dan berdoa. Terima kasih sudah mampir membaca, salam sehat dan bahagia...

.

AR

Apakah Hamas akan Mampu Mengalahkan Israel?

Desember 09, 2023

 SAHABAT MUSLIM NUSANTARA

إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ ۚ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ


Jika kamu mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya syuhada'. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim, (QS Ali Imran: 10)

وَلِيُمَحِّصَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَمْحَقَ الْكَافِرِينَ

Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir. (QS Ali Imran: 11)

Sudah berpuluh tahun Israel berkuasa di tanah yang mereka curi dan menjadi pihak yang zalim. Maka akan tiba masa dimana mereka akan dihinakan, dilengserkan, dan jatuh terpuruk seperti masa sebelumnya.

Dan janji Allah kepada orang-orang beriman adalah nyata. Siapakah yang lebih jujur perkataannya dari Allah?

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.” (QS. An-Nuur: 55-56)

Dan telah Allah perlihatkan tanda-tanda kemenangan itu di hadapanmu, apakah kamu akan menyerah sebelum tiba saat (kemenangan) itu?

Israel Mulai Kehabisan Dana Militer!

Israel mulai melakukan penggalangan dana kepada rakyat Israel demi untuk membantu membiayai perang militer mereka di medan tempur. Ini adalah indikasi kuat bahwa biaya perang mulai membebani mereka. Hanya masalah waktu sampai mereka benar-benar kehabisan uang dan merengek kepada paman (Sam) dan bibi mereka (Inggris).

Perjuangan rakyat Palestina dimulai dari batu. Di tahun 1987 M, pecahlah Intifadah yang dimulai dari Jabalia di Jalur bagian utara. Ini merupakan wujud keinginan rakyat Palestina untuk lepas dari kezaliman pendudukan dan penolakan atas kejahatan dan agresi Israel.

Mereka tidak memiliki apa-apa selain batu untuk menghadapi tentara Zionis, yang menghadapi mereka dengan kekuatan tempur yang berlebihan, membunuh, melukai, dan menangkap mereka. Hanya batu-lah kekuatan tempur terkuat mereka.


Namun, mereka yang berada dalam gambar diatas percaya bahwa musuh harus dilawan dengan segala kekuatan yang ada, dan di sinilah mereka hari ini, di Palestina. Berperang sengit karena alasan yang sama. Namun kini kondisinya sudah berbeda. Jika dulu rakyat Palestina hanya memiliki batu, kini mereka telah membuat sesuatu. Sesuatu yang dari kemustahilan dengan tangan mereka sendiri. Semua demi untuk mengusir penjajah yang telah menzalimi mereka berpuluh tahun lamanya:

  • Yassin-105, (diambil dari pendiri Hamas)
  • Rantisi-160, (diambil dari ketua kedua Hamas)
  • Ayyash-250, (insinyur ahli peledak Hamas)
  • Zouari, (pembentuk angkatan laut dan udara Hamas)
Dengan senjata yang mereka buat dengan tangan mereka yang diberkati, sekarang mereka telah sampai pada titik ini. Musuh mati atau terluka, dan situasi mereka mengatakan:

Inilah kami, orang-orang yang 36 tahun lalu telah mengabaikan dunia dan hak-hak kami. Dan karena itu, kami masih melawan dan berjuang hingga mencapai kebebasan dan pembebasan.

Lalu, bagaimana dengan kita? Disini, Kita tidak punya kuasa, kita tidak punya senjata, Kita tidak punya daya dan upaya untuk membantu militer Palestina. Bahkan batu pun tak bisa kita lemparkan kesana. Lantas, apakah kita lemah? Apakah lantas kita hanya bisa berdiam diri saja?

Inilah jihad! Kemenangan atau kesyahidan☝️

Maka berjihadlah dengan hartamu, dengan tulisanmu, dengan video-mu, dengan ponselmu, dengan boikotmu, dengan apa-apa yang bisa menjangkau perjuangan saudara-saudaramu dan rahmat Tuhanmu. Dengan apa-apa yang bisa merugikan mereka (Israel) dan sekutu-sekutu mereka.

Sekecil barang dagangan mereka yang batal kau beli, memang tak berarti apa-apa terhadap harta kekayaan mereka. Ibarat seekor semut yang remeh temeh terhadap seekor Gajah.

Tapi ketahuilah, semut pun bisa menumbangkan gajah jika mereka bersatu. Sebagaimana kaum muslimin yang jika seluruh dunia menggalang kekuatan dan kesatuannya, niscaya akan memberi dampak yang besar bagi kekalahan mereka.

Abaikan mereka yang nyinyir dengan boikotmu, dengan ponselmu, dengan sosmedmu, dan dengan apapun produk mereka yang engkau tidak bisa berlepas Darinya. Sesungguhnya mereka (yang nyinyir) sedikit, lebih sedikit dari bayanganmu. Dan ketahuilah, dalam perang ada ghanimah. Maka anggaplah itu (produk yang engkau tidak bisa lepas darinya) sebagai ghanimah. Sesungguhnya Allah Maha pemurah, lagi Maha penyayang. Dan pasti, Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya.

Allahuakbar walillahilham

PERHATIAN!

Upvote, like, share, terjemahkan, dan posting ulang tulisan ini di berbagai media sosial (Facebook, TwitterX, Youtube, dll) dan bagikan kepada seluruh dunia, untuk menunjukkan kebiadaban dan kekejian Israel. Jangan biarkan saudara kita berjuang sendiri, tapi pastikan kita bersama dalam perjuangan mereka. Sesungguhnya semua akan ada pertanggungjawabannya di hadapan Allah kelak.

Apa Saja Kisah-kisah Dalam Sejarah Budaya Islam yang Terdapat di Binatang Kucing?

November 30, 2023

SAHABAT MUSLIM NUSANTARA

Terkait:

Apa keistimewaan kucing dalam Islam?

Setahu saya tidak ada ayat al-Quran atau hadits yang memerintahkan orang Islam untuk mengistimewakan kucing karena pada dasarnya Islam memerintahkan untuk menyayangi semua jenis binatang. Namun, dalam sejarah Islam, kucing termasuk hewan yang sangat dimuliakan.


Pertama, kucing merupakan hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW dan menyayangi kucing merupakan salah satu keteladanan Rasulullah. Beliau sendiri memiliki kucing yang diberi nama Muezza/Mu'izzah. Berdasarkan suatu riwayat, suatu hari Nabi Muhammad terbangun mendengar suara Azan. Nabi Muhammad mempersiapkan diri dan berpakaian; namun, Nabi Muhammad menemukan Muezza tidur beralaskan jubah dia. Dibandingkan mengganggu tidur Muezza, Nabi Muhammad kemudian memotong sebagian jubahnya, meninggalkan Muezza tetap tidur.


Selain itu, terdapat pendapat bahwa apabila Nabi Muhammad memberikan ceramah dalam rumah, Nabi Muhammad selalu memangku Muezza dalam pangkuannya. Nabi juga menggunakan air wudhu yang telah digunakan Muezza untuk minum.

Dalam tradisi Islam, kucing dikagumi karena kebersihannya. Kucing dianggap sebagai hewan yang senantiasa menjaga kebersihannya. Oleh karena itu kucing diizinkan dan boleh masuk ke dalam rumah dan bahkan masjid, termasuk Masjidil Haram

Salah satu sahabat Nabi Muhammad yang juga merupakan periwayat hadits yang paling banyak disebutkan bernama Abu Hurairah, yang berarti "bapak para kucing." Abu Hurairah mendapat nama ini karena ke mana pun dia pergi, dia selalu membawa kucing. Menurut legenda, kucing Abu Hurairah pernah menyelamatkan Nabi Muhammad dari gigitan ular.

Tidak hanya di zaman Nabi, dalam sejarah Islam di zaman-zaman yang lain pun, kucing memiliki beberapa peran yang mulia. Sebagai contoh:

  • Pangeran Ottoman, Şerefeddin Efendi diasingkan dari tanah kelahirannya, dan harus hidup sendirian di Beirut. Kucingnya yang juga merupakan teman seumur hidupnya-lah, yang memberi kabar kepada tetangga-tetangganya mengenai kematian si pangeran.

  • Penyair dan penulis asal Amerika, Bayard Taylor (1825–1878) terkejut ketika ia menemukan rumah sakit di Suriah dimana kucing berkeliaran dengan bebas. Lembaga itu, tempat kucing dilindungi dan dipelihara, didanai oleh wakaf, bersama dengan upah pengasuh, perawatan hewan dan makanan kucing.

  • Selain melindungi rumah dan persediaan makanan dari hama, kucing sangat dimuliakan oleh budaya kepustakaan Arab-Islam di zaman keemasan karena memangsa tikus yang merusak buku. Karena alasan itu pula, kucing sering digambarkan dalam lukisan bersama dengan cendekiawan Islam.

Masyarakat Turki dikenal sebagai bangsa yang sangat menyayangi kucing dan ini tidak terlepas dari kemuliaan kucing dalam agama Islam. Kota terbesar di Turki, Istanbul, juga dikenal sebagai kota kucing di mana penduduknya memperlakukan kucing seperti raja.


Bahkan, ada suatu film dokumenter mengenai kehidupan kucing-kucing di Istanbul:
Salah satu kutipan favorit saya di film tersebut mengenai perbedaan antara anjing yang dikenal setia dan kucing yang dikenal cuek:

Dikatakan bahwa kucing menyadari eksistensi Tuhan namun anjing tidak (menyadari hal tersebut). Anjing mengira bahwa manusia adalah Tuhan, namun kucing tidak (mengira demikian). Kucing tahu bahwa manusia bertindak sebagai perantara rezeki dari Tuhan. Kucing bukannya tidak tahu terima kasih, mereka hanya lebih tahu (dibandingkan anjing).

(*/)

Mengapa Allah belum Memberikan azab Kepada Israel?

November 16, 2023

 

Bukankah bangsa Israel Yahudi itu sudah mendapatkan azabnya yang sangat-sangat menyedihkan. Bangsanya sudah dihancurkan sejak zaman berabad-abad sebelum Masehi. Mereka sudah terlunta-lunta di berbagai negri di usir di persekusi selama 2000 tahun lebih tanpa memiliki kesempatan merdeka dan berdaulat lagi. Dan yang tercatat paling menyakitkan adalah 6 juta Yahudi di bantai secara sistematis oleh Jerman. Itu bukan angka yang sedikit. Jumlah itu bahkan lebih tinggi dari seluruh populasi orang Palestina saat ini.


Lalu azab apa lagi yang sekarang kau inginkan untuk bangsa tersebut. Masih kurang cukup kah.
Mengapa tidak pikirkan dulu bangsa-bangsa muslim sendiri, dimana negara-negara sesama muslim yang pada perang sendiri seperti di yaman, suriah, libya dll. Apakah pantas sesama muslim kok saling perang.

Sekarang kita berfikir agak kebalik dulu.


Mungkin gak sih ditengah huru-hara di timur Tengah ahir-ahir ini mungkin adalah azab yang diberikan Tuhan untuk umat-Nya yang sesama muslim tapi tidak mau akur. Bahkan seperti di injak-injak oleh barat. Termasuk di Palestina, bisa gak sih jika kita berfikir mungkin Islam sedang di azab Tuhan lewat perantara Israel atau bangsa-bangsa barat.

Ya sebenarnya saya tidak bermaksud apa-apa dalam tulisan saya tersebut. Hanya saja jangan mudah mengatakan dikit-dikit azab dikit-dikit azab.


Dunia ini seperti roda berputar. Ada kalanya berjaya dan ada kalanya jatuh terjajah. Gak mungkin kejayaan itu abadi. Palestina sudah berjaya dibawah kekuasaan Ottoman selama ratusan tahun. Ya mungkin inilah giliran nya jatuh dibawah bangsa Yahudi. Dan pasti akan tiba waktunya nanti Palestina akan berjaya lagi dan bangsa Yahudi akan jatuh lagi.

Jadi tetaplah berdoa berjuang agar roda itu dapat berputar lagi.

(*/)

Ada 3 Surat Dalam Al - Quran Ini soal Palestina dan Israel.

November 13, 2023

 SAHABAT MUSLIM NUSANTARA

Ayat soal Palestina dan Israel. Konflik antara Palestina dan Israel semakin memanas setelah PM Israel Benjamin Netanyahu menolak untuk melakukan gencatan senjata. Kisah tentang Palestina dan Israel sendiri sudah tercantum di dalam Al Quran melalui beberapa surat.


Setidaknya ada tiga surat yang menceritakan dengan jelas soal Palestina dan Israel di dalam surat Al-Maidah ayat 21, Surat Al-Isra ayat 1, dan Surat Al-A'raf ayat 137.

1. Surat Al-Maidah ayat 21


Arab latin:

Y qaumidkhulul-aral-muqaddasatal-lat kataballhu lakum wa l tartadd ‘al adbrikum fa tanqalib khsirn(a).


Artinya:

"Wahai kaumku, masuklah ke tanah suci (Baitulmaqdis) yang telah Allah tentukan bagimu dan janganlah berbalik ke belakang (karena takut kepada musuh), nanti kamu menjadi orang-orang yang rugi."

Ada beberapa tafsir mengenai Surat Al-Maidah ayat 21 ini, salah satunya dari Kementerian Agama RI.

Maknanya adalah Allah SWT memerintahkan bani Israil untuk menduduki tanah Palestina asalkan mereka beriman. Namun Bani Israil enggan mematuhi perintah Allah.

Nabi Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Masuklah ke tanah suci yaitu tanah Palestina yang disucikan dari kemusyrikan karena banyaknya nabi-nabi yang diutus di tanah itu. Itulah tanah yang telah ditentukan Allah bagimu dalam ilmu-Nya yang azali untuk memasukinya dan merasakan kedamaian di dalamnya apabila engkau beriman dan taat kepada perintah-Nya, dan jangan lah kamu berbalik ke belakang karena takut kepada musuh, nanti kamu menjadi orang yang rugi di diunia dan akhirat karena kamu tidak memercayai jaminan Allah bahwa tanah itu ditetapkan Allah bagimu untuk memasukinya."

2. Surat Al-Isra Ayat 1


Arab Latin:

Subnal-la asr bi‘abdih lailam minal-masjidil armi ilal-masjidil-aqal-la brakn aulah linuriyah min ytin, innah huwas-sam‘ul-bar(u).


Artinya:

"Maha Suci Allah yang telah meperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat".

Surat ini menceritkan soal pengalaman Isra yang dialami Nabi Muhammad SAW, perjalanan jauh di malam hari hingga kembali ke tempat semula dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Palestina.

Surat ini merinci soal keindahan Baitul Maqdis yang berarti rumah suci. Istilah ini digunakan untuk merujuk pada Masjid Al Aqsha di Kota Yerussalem.

3. Surat Al-A'raf ayat 137


Arab latin:

Wa auranal-qaumal-lana kn yusta‘afna masyriqal-ari wa magribahal-lat brakn fh, wa tammat kalimatu rabbikal-usn ‘al ban isr'l(a), bim abar, wa dammarn m kna yana‘u fir‘aunu wa qaumuh wa m kn ya‘risyn(a).

Artinya:

"Kami wariskan kepada kaum yang selalu tertindas itu, bumi bagian timur dan bagian baratnya yang telah Kami berkahi. (Dengan demikian) telah sempurnalah firman Tuhanmu yang baik itu (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Kami hancurkan apapun yang telah dibuat Fir'aun dan kaumya serta apa pun yang telah mereka bangun".

Kementerian Agama RI menafsirkan Surat Al-A'raf sebagai berikut:


Setelah menyampaikan kesudahan kaum durhaka, ayat ini melanjutkan pemberitaannya tentang umat Nabi Musa dengan menyatakan bahwa kami tenggelamkan engikut-pengikut Fir'aun bersamanya dan kami wariskan kepada kaum yang tertindas itu yaitu Bani Israil, bumi bagian timur dan bagian baratnya, yaitu Negeri Syam, Mesir dan negeri-negeri sekitar keduanya yang pernah dikuasai Firaun ahulu, yang telah kami berkahi dengan berbagai nikmat berupa tanaman, buah-buahan, dan sungai-sungai serta aneka nikmat lainnya.

Dan dengan demikian telah sempurnalah firman Tuhanmu yang baik itu sebagai janji untuk Bani Israil (lihat surat Al Qashas ayat 5-6), disebabkan kesabaran mereka dalam menghadapi siksaan dan ancaman Fir;aun dan kaumnya.

Dan kami hancurkan apa yang telah dbuat Fir'aun dan kaumnya dan apa yang telah mereka bangun, berupa gedung-gedung pencakar langit dan istana-istana megah serta atap-atap untuk tanaman dan pepohonan yang menjalar layaknya rambatan pohon anggur.

Itulah bukti kemahakuasaan Allah dan terbukti benarlah segala yang dijanjikannya kepada Bani Israil. Dan setelah kami menyelamatkan mereka dan menenggelamkan Firaun, kami selamatkan Bani Israil menyeberangi lait itu, yaitu bagian utara dari laut merah.

Ketika mereka sampai kepada suatu kaum yang tekun menyembah berhala, muncul keinginan untuk melakukan kebiasaan lama mereka, kebiasaan menyembah berhala yang dilakukan di Mesir. Mereka lalu meminta Nabi Musa untuk membuatkan patung berhala untuk disembah, seperti yang dilakukan oleh kaum yang mereka lihat itu.

Mereka Bani Israil berkata, "Wahai Musa! Buatlah untuk kami sebuah tuhan berhala untuk kami sembah sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan berhala. Nabi Musa berusaha mencegah keinginan mereka dan menjawab sungguh kamu orang-orang yang bodoh, tidak memahami keagungan Allah dan tidak mengetahui bahwa yang patut disembah hanyalah Tuhan yang Maha Esa.