Tampilkan postingan dengan label LPLH Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPLH Nusantara. Tampilkan semua postingan

Dugaan Korupsi Rumah Tahfidz di Musi Rawas. Kejari Lubuklinggau Resmi Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Makan Minum Tahfidz.

April 26, 2024


Lubuklinggau - Kejaksaan Negeri Lubuklinggau akhirnya menyelesaikan tugas penyidik dan menetapkan tersangka kasus korupsi makan minum Hafidz di Dinas Pendidikan Musi Rawas.



Tersangka Neti Herawati yang juga Kabid Dikdas pendidikan Musi Rawas selaku PPTK kegiatan tersebut.

Neti memenuhi panggilan kejaksaan Negeri Lubuklinggau pada pukul 09.30 wib dan ada beberapa pertanyaan di lontarkan oleh pihak penyidik.

Kasi Intel Wenharnol mengatakan pada hari ini kamis 25/4/24 ibu Neti Herawati kita tetapkan sebagai tersangka, kasus ini mulai penyidik pada tahun 2023.


“Terhitung pada hari ini kita melakukan penahan 20 hari kedepan,” ujar Wen sapaan akrabnya didampingi Kasipidsus Anca.

Lanjut Wenharnol bahwa benar tahun 2021 s/d 2022 Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas ada menganggarkan kegiatan makan minum rumah Tahfiz.

Bahwa sekolah yang menerima kegiatan makan dan minum siswa SD Negeri 5 Muara Beliti Plus yang penghapal Al Quran dan anak-anak yang tidak mampu.

Adapun dasar penerimaan tersebut adalah: Surat Keputusan Bupati Musi Rawas Nomor: 494/KPTS/DISDIK/2018 tanggal 27 Juli 2018 tentang Pemberitaan Izin Pendirian Sekolah Dasar Negeri 5 Muara Beliti Plus Kabupaten Musi Rawas.

Dan surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Nomor 420/0021/KPTS/DISDIK/2022 tanggal 03 Januari 2022 tentang Penyelenggaraan Operasional SDN 5 Muara Beliti Plus.Ucap Kasi Intel Wenharnol

Adapun anggaran Kegiatan Makan Minum Siswa Tahfidz pada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2021-2022 adalah sebesar Rp.948.760.000,00 dengan rincian sebagai berikut, Tahun Anggaran 2021 dianggarkan 329.000.000,00 dan Tahun 2022 dianggarkan sebesar 619.760.000,00 total anggaran 948.760.000,00.

Bahwa berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Keuangan Negara BPKP RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Atas Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Makan Minum Siswa Tahfidz Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2021 Dan 2022 telah ditemukan kerugian Negara Rp.172.760.000,00 (Seratus tujuh puluh dua juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah).

Bahwa berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Keuangan Negara BPKP RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Atas Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Makan Minum Siswa Tahfidz Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2021 Dan 2022 telah ditemukan kerugian Negara Rp.172.760.000,00 (Seratus tujuh puluh dua juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah).

Dijelaskannya bahwa penetapan tersangka berdasarkan sutar Nomor: 01/L.6.11/Fd.1/04/2024 Tanggal 25 April 2024 an. Netty Herawati

Neti Herawati dijerat Pasal yang dikenakan Pasal 2 Ayat (1) Dan/atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Alasan penyidik menahan tersangka sesuai pasal 21 KUHAP Syarat subjektif dan objektif, tersangka diancam hukuman diatas lima tahun, alasan subjektif tersangka takutnya melarikan diri,menghilangkan barang bukti, selain itu penahanan tersangka untuk mempercepat proses penyidikan.tutup Wen Harnol didampingi Kasi Pidsus Anca. (*/Budi)

Hati-hati, Ini 5 Modus Kejahatan yang Perlu Diwaspadai Selama Mudik Lebaran.

April 07, 2024

 

Kejahatan bisa terjadi karena kelengahan korban atau adanya kesempatan bagi pelaku untuk beraksi.

Suasana saat terjadi arus mudik ataupun balik, menjadi salah satu momentum yang membuka kesempatan pelaku kejahatan untuk beraksi.

Karena itulah, di tengah euforia menyambut Lebaran, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan yang mengintai, terutama terkait dengan modus kejahatan yang marak terjadi.

Apa jenis-jenis kejahatan yang dapat terjadi selama mudik Lebaran? Ini rinciannya:

1. Penipuan tiket mudik online
Seiring dengan banyaknya calon pemudik yang melakukan perjalanan secara bersamaan, diperkirakan akan terjadi persaingan yang ketat dalam mendapatkan tiket mudik serta memanfaatkan penawaran menarik melalui agen dan aplikasi travel online. Namun, di samping itu, pelaku penipuan melihat situasi ini sebagai kesempatan yang menguntungkan, terutama dengan memanfaatkan social engineering dan phising.

Beberapa jenis penipuan terkait perjalanan yang sering terjadi mencakup pertama, penggunaan domain dan URL yang mencurigakan yang meniru merek dan situs web terkemuka. Kedua, adalah upaya phising melalui surel, SMS, atau pesan WhatsApp kepada pengguna untuk memperdaya mereka agar mengunduh lampiran atau file APK berbahaya.

2. Agen travel bayangan
Salah satu taktik lainnya adalah melalui penyedia jasa perjalanan ilegal, di mana para penipu menawarkan reservasi perjalanan dengan tarif yang sangat murah melalui berbagai platform media sosial. Saat para pemudik mentransfer dana kepada penyedia jasa perjalanan ilegal tersebut, mereka pada akhirnya membayar penyedia jasa perjalanan yang sebenarnya, seperti hotel atau maskapai penerbangan, dengan menggunakan informasi pembayaran yang dicuri.

3. Pemalsuan tiket mudik gratis
Terdapat informasi bahwa tiket-tiket mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah telah dijual secara besar-besaran kepada masyarakat oleh oknum tertentu.

Karena, tiket-tiket yang awalnya didistribusikan oleh Kementerian Perhubungan disalin dengan hasil cetakan yang sangat mirip, kemudian dijual kepada masyarakat dengan harga di bawah harga resmi agen.

4. Modus geser tas
Ketika arus mudik dan balik Lebaran berlangsung, situasi padat dan ramai di bandara, stasiun, terminal, serta pelabuhan akan terjadi. Salah satu tindakan kriminal yang sering terjadi dalam keramaian tersebut adalah modus geser tas.

Modus geser tas merupakan bentuk pencurian di mana pelaku menggeser tas korban menggunakan kakinya. Setelah mendekati sasaran, tas kemudian diambil dan seringkali diserahkan kepada rekan pelaku. Tindakan pencurian semacam ini umumnya terjadi di restoran, terminal, dan bandara selama musim mudik Lebaran.

5. Pencurian di rumah yang ditinggalkan saat mudik Lebaran

Waspada terhadap potensi tindakan pencurian di rumah-rumah yang ditinggalkan saat musim mudik Lebaran.

Tindakan kriminal semacam ini bukanlah hal baru karena para pelaku sering kali telah memantau sasaran mereka. Sebagai tindakan pencegahan, penduduk yang akan meninggalkan rumah untuk mudik disarankan untuk menitipkan rumah mereka kepada tetangga. (*/Budi)

Jika Atasi Irak, Timnas Indonesia Melaju ke Fase Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026: Lawan Berat Menanti, Tiket Piala Asia 2027 Aman!

Maret 31, 2024

 

Sepakbola ---

Timnas Indonesia sedang dalam kondisi yang bagus. Tim Garuda meraih kemenangan 3-0 di kandang Vietnam, Selasa (26/3/2024) malam WIB.

Kemenangan itu membuka lebar-lebar peluang Timnas Indonesia untuk melaju ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tim asuhan Shin Tae-yong menempati posisi kedua Grup F dengan tujuh poin.

Timnas Indonesia di ambang kelolosan menuju fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Thom Haye dan kawan-kawan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk bisa melaju.

Kemenangan itu bisa diusahakan Timnas Indonesia saat menghadapi Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Juni mendatang. Kemenangan itu akan mengantarkan Tim Garuda melaju ke fase selanjutnya.

Selain bisa lolos ke fase selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia juga memastikan tiket berlaga ke putaran final Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.
Hal itu akan tentu menjadi pencapaian tersendiri bagi Timnas Indonesia. Tim Garuda bisa lolos ke putaran final Piala Asia dalam dua edisi beruntun.
Diketahui, Timnas Indonesia juga berlaga di Piala Asia 2023. Saat itu, Rizky Ridho dan kawan-kawan bahkan melaju ke babak 16 besar.
Jika berhasil melaju ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia akan dihadapkan pada lawan-lawan yang berat. Raksasa Asia diperkirakan akan melaju ke fase itu.
Sejauh ini ada Irak, Uni Emirat Arab, Australia, Qatar, Iran, dan Uzbekistan yang berhasil melaju ke fase tersebut. Sementara tim-tim besar lain seperti Jepang, Korea Selatan, China, dan beberapa tim lain juga potensial menyusul.
Tim-tim itu di atas kertas memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan Timnas Indonesia. Mereka juga lebih berpengalaman berlaga di fase tersebut.

Fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan dilangsungkan dalam tiga grup. Setiap grup nantinya akan diisi oleh enam tim.
Dua penghuni teratas klasemen grup tersebut otomatis akan berlaga di Piala Dunia 2026. Diketahui, Piala Dunia tersebut akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Langsung mengincar tiket ke Piala Dunia 2026 tentu sangat sulit bagi Timnas Indonesia. Target paling realistis adalah untuk bisa menempati posisi keempat dan berlaga di fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Vietnam Vs Indonesia Di Leg 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia Menang 3-0.

Maret 27, 2024

 

SEPAKBOLA--

Memetik kemenangan dari Vietnam di leg 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia menang telak 3-0 atas tim tuan rumah.

Laga Vietnam vs Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Selasa (26/3/2024) malam WIB. Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.



Jay Idzes dan Ragnar Oratmangoen mencetak gol untuk Indonesia pada babak pertama. Pada paruh kedua, Ramadhan Sananta menambah keunggulan Indonesia di injury time.


Indonesia saat ini menempati peringkat kedua klasemen Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona AFC. Pasukan Shin Tae-yong ini selanjutnya akan menghadapi Irak pada 6 Juni.


Jalannya Pertandingan


Vietnam menciptakan peluang lewat tembakan Khuat Van Khang dari sisi kiri kotak penalti. Ernando Ari masih bisa mengamankan bola.


Hokky Caraka mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, upaya Hokky Caraka itu tak terlalu menyulitkan kiper Vietnam Nguyen Filip.


Indonesia membuka keunggulan pada menit kesembilan. Jay Idzes menanduk bola tendangan sudut Thom Haye untuk menjebol gawang Vietnam.


Vietnam langsung merespons. Tuan rumah mengancam gawang Indonesia lewat sundulan Nguyen Tien Linh, tapi Ernando Ari masih bisa menangkap bola.


Indonesia menggandakan keunggulan pada menit ke-23. Ragnar Oratmangoen menggiring bola masuk ke kotak penalti Vietnam dari sisi kiri dan kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kiri.


Usai kebobolan gol kedua, Vietnam nyaris mencetak gol balasan. Sepakan kaki kiri Nguyen Tien Linh melebar tipis dari gawang Ernando Ari.


Vietnam mendapat tendangan bebas di sisi kanan. Ernando Ari masih bisa menepis tendangan Khuat Van Khang.


Memasuki babak kedua, Vietnam yang tertinggal terus memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia. Tendangan Bui Hoang Vien Anh masih melambung di atas mistar gawang Indonesia.


Indonesia menyerang balik lewat Ragnar Oratmangoen. Meski bisa menembus kotak penalti lawan, Ragnar tak mendapat ruang tembak setelah ditutup oleh dua pemain Vietnam.


Ragnar Oratmangoen kembali menembus pertahanan Vietnam. Namun penyelesaian akhirnya masih belum tepat sasaran.



Indonesia menambah keunggulan di injury time tempatnya menit ke-90+8. Ramadhan Sananta menyambar bola muntah dari sundulan Egy yang membentur tiang untuk menjebol gawang Vietnam.


Susunan Pemain

Vietnam:

1-Nguyen Filip; 4-Bui Tien Dung, 7-Pham Xuan Manh (Nguyen Van Toan 59'), 12-Phan Tuan Tai, 17-Vu Van Thanh (Dinh Bac 31'), 20-Bui Hoang Viet Anh; 8-Do Hung Dung, 14-Nguyen Hoang Duc, 16-Nguyen Thai Son (Le Pham Thanh Long 46'), 18-Khuat Van Khang (Vo Minh Trong 66'); 22-Nguyen Tien Linh (Ho Tan Tai 59').


Indonesia:

22-Ernando Ari; 4-Jay Idzes, 5-Rizky Ridho, 23-Justin Hubner; 14-Asnawi Mangkualam (Yakob Sayuri 46'), 6-Nathan Tjoe-A-On (Edo Febriansah 90+4'), 7-Marselino Ferdinan, 19-Thom Haye, 8-Witan Sulaeman (Ramadhan Sananta 77'); 11-Ragnar Oratmangoen (Ricky Kambuaya 90+5'), 20-Hokky Caraka (Egy Maulana Vikri 46')

Terjadi Peristiwa Berdarah Yang Mengerikan Dan Menghebohkan Simpang Kota Bingin Kepahiang, Kepada Polisi Pelaku Mengaku Makan Otak Korban.

Maret 24, 2024

 


Kepahiang - Terjadi peristiwa berdarah yang mengerikan hingga menghebohkan Masyarakat Desa Simpang Kota Bingin, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, akibat seorang yang diduga ODGJ berinisial RZ (42), melakukan pembunuhan kepada seorang warga.


Tidak hanya itu saja, dikabarkan RZ juga membuat Dua warga lainnya, harus dilarikan ke Rumah sakit akibat sejumlah luka bacok menggunakan Pedang.

Diketahui melalui kabar yang beredar RZ setelah melakukan pembunuhan terhadap Yodes (35 ) warga Desa Simpang Kota Bingin, juga mengamuk disebuah warung milik warga setempat dan lokasi Bilyar, hingga melakukan perusakan barang di tempat tersebut.

Menggunakan sebilah pedang RZ diketahui menghancurkan barang – barang warung tersebut, hingga sempat bersitegang antara pelaku dan warga yang berusaha menenangkan pelaku. Lalu dia melakukan pembacokan kepada dua Orang warga lainnnya.


Kapolres Kepahiang, AKBP. Eko Munarianto, S.IK, melalui Kasat Reskrim AKP. Sujud Alif Yulamlam, S.IK. membenarkan kejadian tersebut pada Sabtu Malam 23/03/2024.

“Mendapat informasi atas laporan warga, Pihak Kepolisan yang tergabung Reskrim Polsek Ujan Mas dan Tim Buser Elang Juvi bergerak cepat langsung ke lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku RZ,” jelas Kasat Reskrim.

Tersangka telah diamankan di sel tahanan Mapolres Kepahiang dalam penjagaan ketat para petugas, dan barang bukti yang diamankan Sebilah Pedang tajam dan Pisau Cap Garpu.

Kasat Reskrim juga mengungkapkan, berdasarkan informasi yang beredar, tersangka memang mengalami gangguan jiwa, dan sering berperilaku aneh, namun akan dipastikan melalui pemeriksaan terlebih dahulu.

“Kita akan cek dan dibuktikan melalui pemeriksaan observasi kejiwaan oleh ahli di RSJKO,” kata Kasat.

Pengakuan tersangka RZ pembunuhan Rodes (35) kepada polisi sangat mengejutkan, selain membacok tangan kiri korban hingga putus, dia juga membacok bagian kepala belakang, muka dan punggung untuk memastikan korban sudah meninggal dunia ternyata tersangka sempat makan otak korban.

Tersangka mengutarakan menggunakan bahasa Rejang.

“Udem ku monoak ne. Uku muk otok ne. (Sudah saya bunuh dia. Saya makan otaknya),” kata Pelaku.

Dari pengakuan pelaku dirinya tersinggung perkataan korban yang mengatakan dirinya banci. Pada saat dirinya berada di atas pondok. Sementara korban sedang mancing di kolam pemancingan yang saat itu dijaga pelaku.

“Saya tersinggung dengan perkataannya karena sebut saya banci, sambil dia mancing,” ujar Pelaku.

“Saya bacok dia, putus tangan kirinya, saya kejar karena dia lari, saya bacok hingga dia meninggal dunia,” ungkap Pelaku.

Kejadian pembunuhan tersebut terjadi Sabtu Sore menjelang buka puasa 23/03/2024. (*/Budi)