Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Memasuki Awal Musim Hujan, Lubuklinggau Waspada Terhadap Serangan Penyakit DBD.

Desember 01, 2023



LUBUKLINGGAU

Saat ini telah memasuki awal musim hujan. Karena untuk lebih waspada terhadap ancaman serangan penyakit DBD yang berpotensi besar, Jumat (1/12/2023).


Perubahan Iklim tidak cuma merubah tampilan panas dan hujan, tapi juga kebiasaan nyamuknya.

Namun ada baiknya untuk waspada terhadap ancaman gangguan kesehatan saat musim penghujan ini.


Karena tubuh lebih mudah terserang penyakit seperti flu, diare, dan demam berdarah akibat perubahan suhu dan beberapa jenis mikroba akan lebih mudah berkembang biak.

Cegah dengan cara 3 M:

  1. Menguras tempat penampungan air,
  2. Menutup tempat penampungan air,
  3. Mengubur barang bekas.


Demam Berdarah Terus Menunjukan Eksistensinya. Jangan sampai lupa cegahlah dan Waspada sekarangpun juga.

(*/Budi S) 

Ribuan Nyamuk Wolbachia Disebar di 5 Kota, Apa Maksud dan Tujuannya?

November 23, 2023

 Internasional.


PORTAL LPLH NUSANTARA

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebar ribuan nyamuk wolbachia di lima kota Indonesia, yaitu Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang, dan Kupang. Nyamuk jenis ini terbukti efektif untuk menurunkan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.


Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes Ngabila Salama mengatakan bahwa penyebaran nyamuk wolbachia untuk memberantas DBD sudah sesuai dengan Surat Keputusan Menteri kesehatan RI Nomor 1341 tentang penanggulangan demam berdarah dengue (DBD).

Lalu, apa itu nyamuk wolbachia dan bagaimana serangga tersebut bisa membasmi DBD?


Mengutip laman resmi Kemenkes, wolbachia sendiri adalah bakteri yang hanya dapat hidup di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk. Ketika nyamuk aedes aegypti sudah terinfeksi wolbachia, mereka menjadi mandul. Akibatnya nyamuk yang mengandung wolbachia tidak mampu lagi untuk menularkan virus dengue ketika menghisap darah orang. Dengan demikian, secara alami jumlah kasus DBD juga akan berkurang.

Baca:
Di Indonesia, pelepasan nyamuk wolbachia bertujuan agar nyamuk betina kawin dengan nyamuk setempat dan menghasilkan anak-anak nyamuk yang mengandung wolbachia. Pada akhirnya, hampir seluruh nyamuk di populasi alami akan memiliki bakteri wolbachia.

Karena nyamuk tak dapat terbang jauh, biasanya petugas akan melepas segenggam nyamuk setiap 50 meter di area yang ditargetkan.

Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada, dr. Riris Andono Ahmad MPH, Ph.D menambahkan, uji coba nyamuk wolbachia yang sebelumnya dilakukan di Yogyakarta pada tahun 2022 terbukti efektif.

"Hasilnya, di lokasi yang telah disebar wolbachia terbukti mampu menekan kasus demam berdarah hingga 77%, disamping menurunkan kebutuhan rawat inap pasien dengue di rumah sakit sebesar 86%." jelas dr. Riris.

Efektivitas pemanfaatan nyamuk wolbachia untuk menurunkan kejadian demam berdarah juga sudah dibuktikan di 13 negara lain, yaitu di Australia, Brazil, Colombia, El Salvador, Sri Lanka, Honduras, Laos, Vietnam, Kiribati, Fiji, Vanuatu, New Caledonia, dan Meksiko.

(*/)

Selamat Hari Pahlawan Nasional 10 November 2023

November 10, 2023

 

SELAMAT HARI PAHLAWAN NASIONAL

10 NOVEMBER 2023

"Satukan Langkah untuk Negeri Indonesia Tercinta"

LEMBAGA PEDULI LINGKUNGAN HIDUP SUMATERA SELATAN
(LPLH SUMSEL)

Hal-hal Simpel Yang Ternyata Berbahaya Bagi Keselamatan?

November 10, 2023

 


Tidur di dalam mobil bisa terbukti sangat berbahaya. Terutama jika mobilnya sedang berhenti.

Ini ada berita dari LINE tentang penumpang yang tertidur di dalam mobil yang sedang berhenti dengan AC menyala dan jendela tertutup, dan terbukti sangat berbahaya!

Risikonya menjadi Lebih berbahaya lagi jika AC mobilnya bocor. Hanya perlu 10 menit saja untuk bagi seseorang untuk mati lemas karena keracunan karbon monoksida (CO).

Dan saat kita tidur, karena kita tidak menyadari bahwa kita perlu oksigen lebih banyak, di situlah kita bisa terjebak dalam situasi ini, dan akhirnya mati lemas.

Jika Anda mengemudi dan letih ingin tidur, sewalah hotel murah daripada harus menghentikan mobil dan parkir untuk tidur.

"Mati konyol itu mengerikan..."
(*/Budi S)

Sayang Dilewatkan, Ini 7 Manfaat Bunga Kitolod bagi Kesehatan.

November 09, 2023

 

“Tahukah kamu kalau bunga kitolod masuk dalam kategori gulma alias tanaman pengganggu? Namun, bunga kitolod ternyata punya banyak sekali manfaat untuk kesehatan, seperti mengatasi radang atau sakit tenggorokan.”

Halodoc – Bunga kitolod memiliki bentuk tegak dan tangkai yang panjang. Bentuk mahkotanya mirip seperti bintang dengan warna putih. Tanaman yang memiliki batang lunak satu ini tingginya bisa sampai 60 sentimeter dan punya daun tunggal meruncing dengan bagian pangkal yang menyempit. 

Sementara itu, bagian tepi daun dari bunga kitolod tampak melekuk dan bergerigi. Panjang bagian daun dari bunga ini sekitar 5 sampai 17 sentimeter dengan warna kehijauan. Menariknya, bunga kitolod masuk dalam kelompok tanaman gulma atau pengganggu tanaman lain. 
Manfaat Bunga Kitolod untuk Kesehatan
Memiliki nama latin Laurentia longiflora (L). Peterm, bunga kitolod banyak digunakan oleh masyarakat tradisional sebagai obat untuk mengatasi mata merah. Tak hanya itu, manfaat bunga kitolod juga masih sangat beragam untuk kesehatan, antara lain:

1. Mengoptimalkan pengobatan kanker

Sebuah ulasan dari Cancer Chemoprevention Research CenterUniversitas Gadjah Madamenyebutkan, bunga kitolod mempunyai sifat antikanker yang berasal dari senyawa alkaloid. 

Inilah sebabnya, tak sedikit orang menggunakan bunga kitolod sebagai tanaman herbaluntuk membantu mengatasi kanker. Bagian dari bunga kitolod yang bisa membantu efektivitas pengobatan penyakit kanker adalah daunnya. 

2. Mengobati penyakit katarak

Katarak merupakan gangguan pada mata yang terjadi ketika lensa mata terlihat keruh. Kondisi ini bisa membuat penglihatan menurun, bahkan bisa memicu hilang penglihatan. Biasanya, katarak rentan terjadi pada usia 50 tahun atau lebih. Ternyata, katarak bisa menjadi lebih baik dengan mengonsumsi daun bunga kitolod.

3. Mengobati asma dengan bunga kitolod

Manfaat selanjutnya adalah menjadi obat alami untuk penyakit asma. Ini adalah penyakit kronis yang menyerang saluran napas ketika saluran udara menyempit dan mengalami peradangan. 

Seseorang dengan asma akan menunjukkan gejala seperti mengi, batuk, dan sesak napas. Gejala biasanya sudah terlihat ketika usia anak-anak dan memiliki hubungan dengan gangguan kesehatan lain seperti demam dan eksim.

Kamu bisa meringankan gejala penyakit asma menggunakan daun dari tanaman kitolod. Caranya, rebus daun kitolod sampai mendidih dan konsumsi airnya sebanyak dua kali sehari ketika asma kumat.

4. Berperan sebagai antibiotik alami

Daun pada bunga kitolod juga memiliki manfaat sebagai antibiotik alami untuk mengobati luka lecet sekaligus mencegah terjadinya infeksi. Caranya, tumbuk daun sampai halus, lalu tempelkan pada bagian yang terluka. 

Meski begitu, kamu sebaiknya tidak menggunakan obat tradisional ini untuk obat luka dalam. Bukan tanpa alasan, jika ada bagian daun yang tertinggal, bukan tidak mungkin kamu akan mengalami infeksi yang lebih buruk.

5. Bunga kitolodmembantu mengobati iritasi pada mata

Selain katarak, manfaat lainnya adalah obat alami untuk iritasi pada mata. Caranya, kamu bisa ambil bagian kuntum bunga sampai pada bagian pangkal tangkainya. Lalu, cuci bersih dan rendam tangkai dengan air bersih selama beberapa menit. 

Kemudian, kamu bisa mengambil beberapa tetes air rendaman tadi pada mata yang mengalami iritasi. Kamu mungkin mengalami rasa perih saat menggunakan obat tradisional ini untuk pertama kali. Ini berarti, tanaman ini bekerja dengan baik untuk meringankan iritasi mata.

6. Membantu penyembuhan sakit gigi

Mencari obat alami untuk meredakan sakit gigi? Kamu bisa mempertimbangkan bunga kitolod. Ini berkat sifat antiperadangan dan antibakteri pada tanaman tersebut yang efektif untuk membantu meredakan rasa nyeri saat kamu mengalami sakit gigi. 

Caranya, tumbuk sampai halus dua sampai tiga lembar daun kitolod. Lalu, tempelkan pada gigi yang mengalami sakit. Kamu bisa mengulang cara ini hingga beberapa kali dalam satu minggu sampai gejalanya mereda. 

7. Mengatasi radang atau sakit tenggorokan

Manfaat bunga kitolod yang terakhir adalah mengatasi radang atau sakit pada tenggorokan. Caranya juga tidak jauh berbeda, cukup dengan merebus daun kitolod dan mengonsumsi air rebusannya. 

Akan tetapi, sebaiknya kamu bertanya pada dokter terkait efektivitas bunga ini untuk mengatasi beragam keluhan kesehatan di atas. Kamu bisa tanya dokter di Halodoclebih praktis dan pastinya tidak harus ke rumah sakit. Cukup downloadHalodoc dari App Store atau Play Store.